Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal (3)

Di group Whatsapp YukBisnisProperti area Bekasi terjadi diskusi yang cukup menarik untuk dituliskan di sini. Karena temanya mirip dengan Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal yang sudah saya tulis sebelumnya menjadi 2 versi. Berikut dialog yang terjadi, nama saya singkat, beberapa dialog yang tidak terkait langsung tidak saya tampilkan.

Yuk Pake Linux Yuk!

Saya sudah berkenalan dengan Linux sebenarnya sejak tahun 2006-2007. Ketika itu beberapa kawan jurnalis antara lain mas Farid Gaban dan kang Asep Saefullah datang ke Cirebon. Misinya bukan memperkenalan linux, tapi kebetulan kang Asep Saefullah ini linuxer, jadi sempat ngobrolin tentang Linux.

Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal (2)

Berikut ini adalah dialog saya dengan rekan yang sedang berkonsultasi tentang bisnisnya. Dialog ini adalah lanjutan dari artikel saya sebelumnya yang berjudul sama, yakni Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal. Silahkan baca di sini. Ikuti juga pollingnya.

Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal

Bisnis tanpa modal itu bisa dan banyak juga yang sudah membuktikan. Sebagian orang terkecoh dengan kata “Tanpa modal”. Padahal itu adalah gimmick. Yang benar adalah bahwa semua bisnis itu harus memiliki modal. Tapi tidak harus modal sendiri. Makanya oleh si pelaku bisnis tanpa modal, dia mengklaim (membuat gimmick) bisnis tanpa modal dalam arti bukan menggunakan […]

Don’t Push To Sell

Menerima brodkes jualan itu kadang menjengkelkan. Mau sesoft ataupun secovert apapun, kalau ujungnya jualan, sering kali kita ilfil. Apalagi yang HARD. Mirip kalau kita masuk ke mall trus disapa, “Coba dulu kakak!”. Masih mending di mall, kita disapa duluan. Kl gak minat, mlengos lah. Lha kalau brodkes ibarat petugas tokonya ngomong, “Kak, ini ada produk […]

Mengelola SDM

Kawanku salah satu pimpinan di sebuah perusahaan nasional mengeluhkan betapa susahnya mengelola SDM (sumber daya manusia) yang menjadi anggota tim kerjanya. Berlembar-lembar pesan di whatsapp hanya mampu aku jawab, “aku juga gak jago urusan itu!”. Manusia itu bukan mesin, faktornya lebih komplek dari sekedar robot yang tinggal dipencet. Mengelola manusia, itu tidak gampang.