Category Archives: #SeriSeru

Cara Cepat Tidur Dalam Hitungan Menit

“Aku susah tidur”, kata temenku. “Lho kenapa? Banyak pikiran?!”, tanyaku “Gak ngerti. Pokoknya susah tidur. Baru bisa tidur jam 3 jam 4 pagi. Bangun jam 10!” “Yaa itu artinya pindah waktu tidur! Bukannya susah tidur!”, protesku pelan Kemudian kami tertawa cetar membahana. Cetaaar!

Temukan Bakat Terpendammu

Satu email masuk dari pembaca yang bertanya tentang bagaimana cara menemukan minat atau bakat dalam diri.  Hmm menarik juga pertanyaannya. Karena konon di Indonesia, 77% orang yang bekerja itu tidak termotivasi, tidak bahagia, tidak produktif dalam melakukan pekerjaannya. Dan 15% lagi masuk dalam kategori SANGAT TIDAK TERMOTIVASI. Berarti hanya 8% saja yang termotivasi dan cucok… Read More »

Ini Manfaat Orang Tertawa

Ojo terlalu seriyes alias jangan terlalu serius. Serius boleh-boleh saja, asal jangan terlalu. Otak butuh piknik biar gak spaneng. Bercanda, tertawa dan humor adalah piknik yang paling murah. Saya sendiri belum menemukan larangan untuk bercanda tawa dalam agama asalkan masih dalam tingkat kewajaran. Ngetrendnya tidak SARA dan SARU. Hehehehe.

Berat Badan Bayi Tidak Naik-Naik?

Anakku Keenan Atha Danishvara yang lahir 9 September 2015, kini berusia 2 bulan 10 hari. Pagi tadi ia aku timbang berat badannya. Alhamdulillah sudah 4,4 kg. Waktu lahir, berat badannya 3,1 kg. Seminggu kemudian turun ke 2,8kg. Sebulan dari lahir, tetep 2,8 kg. Naah looooh…

Sudah Lama Menikah, Tapi Belum Juga Hamil?

Saya menikahi istri saya lebih dari 11 tahun lalu. Tepatnya bulan April 2004. Ketika itu usia saya masih 26 tahun. Masih bekerja di sebuah perusahaan transporter di Jakarta. Tahun pertama menikah, kami memang sepakat untuk tidak memiliki momongan terlebih dahulu. Sampai dengan tahun kedua, kami juga belum dikaruniai momongan. Saya pribadi sebagai laki-laki tidak begitu… Read More »

Terlambat yang Disyukuri

Tahun 2003, seorang lulusan Sarjana mencoba melamar pekerjaan di beberapa perusahaan. Dari sekian ratus lamaran yang dikirimkan, pada suatu saat diundang untuk mengikuti tes tertulis di sebuah perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia. Tak disangka, dia lolos dan mengikuti tes berikutnya dan berikutnya sampai pada akhirnya tinggal 2 orang kandidat. Dia dan satu orang lainnya.

Saudara Sejiwamu

Aku bukan gurumu, kamupun bukan muridku Aku tak pernah mengajarimu, aku hanya berbagi kesederhanaan berpikirku Aku tak mau mendiktemu, karena kamu tak perlu itu