Category Archives: #SeriBisnis

Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal (3)

Di group Whatsapp YukBisnisProperti area Bekasi terjadi diskusi yang cukup menarik untuk dituliskan di sini. Karena temanya mirip dengan Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal yang sudah saya tulis sebelumnya menjadi 2 versi. Berikut dialog yang terjadi, nama saya singkat, beberapa dialog yang tidak terkait langsung tidak saya tampilkan. Continue reading

Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal (2)

Berikut ini adalah dialog saya dengan rekan yang sedang berkonsultasi tentang bisnisnya. Dialog ini adalah lanjutan dari artikel saya sebelumnya yang berjudul sama, yakni Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal. Silahkan baca di sini. Ikuti juga pollingnya. Continue reading

Bisnis Tanpa Modal Harus Masuk Akal

Bisnis tanpa modal itu bisa dan banyak juga yang sudah membuktikan. Sebagian orang terkecoh dengan kata “Tanpa modal”. Padahal itu adalah gimmick. Yang benar adalah bahwa semua bisnis itu harus memiliki modal. Tapi tidak harus modal sendiri. Makanya oleh si pelaku bisnis tanpa modal, dia mengklaim (membuat gimmick) bisnis tanpa modal dalam arti bukan menggunakan modal sendiri. Continue reading

Rejeki Sudah Ada Yang Atur! Kamu Percaya?

Ceritanya begini… Saya punya kelompok belajar bikin toko online. Kami setiap Sabtu selalu “ngumpul” di rumah saya atau kadang di kampus untuk memperdalam bisnis toko online. Pada awalnya gak ada yang paling jago. Semua berangkat dari start yang relatif sama, meski bukan mulai dari nol. Karena mulai dari nol udah jadi tagline SPBU. Hehehe

Kami beri nama kelompok kami ini dengan nama AGC Holic. AGC itu kependekan dari Auto Generate Content. Apa itu? Silahkan googling aja.

Sekarang ini udah sekitar 6 bulan berjalan. Dari 6 anggota tergolong awalun, tidak semuanya berhasil. Ada yang sibuk karena ngurus toko offline nya… Termasuk saya yang gagal karena (sok) sibuk urusan dunia lain. ^_^

Tapi apakah teman saya yang ngurus toko offline jadi gagal dalam bisnisnya? Ya tidak… Dia gagal di toko online, tapi sukses di toko offline. Kenapa? Ujung-ujungnya karena Rejeki sudah ada Yang Atur!

Meski tidak berhasil di toko online, tapi saya belajar banyak hal. Yang pertama ya itu tadi, rejeki itu sudah ada Yang Atur. Teman-teman yang berhasilpun rejeki omzet dan profitnya tidak sama. YAng tidak berhasil di toko online, sebenarnya berhasil di tempat lain. Jadi beneran, rejeki itu sudah ada Yang Atur.

Kedua, karena rejeki sudah ada Yang Atur, maka saya jadi tidak berani meremehkan pekerjaan atau bisnis orang lain sekecil apapun itu. Karena kalau saya sampai meremehkan pekerjaan atau bisnis orang lain, berarti saya juga meremehkan Sang Pemberi Rejeki. Berani?

Yang ketiga, dan ternyata toko online itu bukan bisnis yang sepele lho. Salah satu teman saya yang masuk dalam gank AGC Holic, punya omzet lebih dari XX juta per bulan. Pernah saya ngelisting rumah kost harga 1,6 milyar, dengan penghasilan bersih skitar X juta. Bandingin dengan punya toko online modal 6 juta (berikut tools dan sewa server serta penggunaan internet) dengan omzet XX jtaan, profit X jtaan. Pilih mana? (note : milih manapun tidak ada yang salah. Kan rejeki sudah ada Yang Atur. Bener?)

#RenunganPagi