Bikin Kaget! Ini Rumah Subsidi Rasa Komersil

By | August 7, 2019

Hari kedua di Pelatihan Pengembang Properti Syariah Dasar bersama APSI, saya diajak pak ketum APSI, mas Nanang untuk turut berkunjung ke Griya Family 4 milik pak Yono, member APSI.

Selepas subuh kami bersiap-siap. Tepatnya jam 6.30 kami berangkat menuju lokasi di Babelan.

Informasi awalnya ini adalah perumahan bersubsidi namun berskema syariah. Tetap menggunakan bank syariah namun dengan akad-akad yang menyesuaikan agar lebih terjamin kesyariahaannya. Kira-kira begitu edifikasi awal kepada saya oleh rekan-rekan APSI. (Mohon maaf klo saya salah nangkep).

Perjalanan dari MM Bekasi berkisar 40 an menit. Berkisar 8 km kurang lebihnya.

Saya pikir sih perumahan subsidi ya gitu-gitu aja. Tapi begitu sampe lokasi, saya rada terkaget-kaget. Jalan utamanya kira-kira 12 m. Bisa menampung 4 mobil. Dibeton pula, serasa jalan tol Palikanci.

Tibalah kami parkir di kantor pemasaran. Kantor pemasarannya keren. Sayangnya saya gak fotoin. Hehehe. Trus kami berjalan masuk ke belakang, mau melihat rumah contoh yang sudah ready. Melewati rumah-rumah yang sedang dibangun dan sementara digunakan oleh tukang-tukang yang bekerja di proyek tersebut.

Saya tertarik dengan workshop di sebelah kiri saya. Ternyata adalah “pabrik” kusen jendela dan kusen pintu dari beton. Ya, untuk perumahan ini, mereka menggunakan kusen jendela dan kusen pintu dari beton. Yang berarti udah gak banyak nebang pohon alias lebih green, lebih kuat dan tidak mleot, dan mungkin lebih hemat.

Tibalah kami di rumah contoh yang nyaris jadi. Dari kejauhan sekilas seperti bukan rumah subsidi. Soalnya kok kesannya bagus banget gitu. Eeee. ternyata bikin kaget aja. Emang beneran bagus! Kualitasnya di atas rata-rata rumah subsidi lainnya.

Biar gak penasaran, cek video saya berikut ini :

Jadi kusen jendela dan kusen pintu pake beton, genteng pake beton, dinding batako tapi produksi sendiri, keramik motif, ada dapur, kamar mandi di keramik. Bandingkan dengan rumah subsidi lainnya. Kusen pintu dan jendela dengan kayu yang gampang mleot, batako tidak terjamin kualitasnya, keramik putih, gak ada dapur, kamar mandi seadanya.

Komentar-komentar di FB saya banyak yang bertanya mengenai harga. Kalo harga rumah subsidi sudah jelas dipatok oleh pemerintah. Dan di Griya Family 4 ini harganya 156 juta saja. Iya harga 156 juta, rasa 300 juta. Rumah subsidi rasa komersil. Kalo kata mas Nanang, ketum APSI, rumah subsidi rasa s*mm*r*k*n.

Siapa yang bisa menolak harga murah, kualitas bagus, syariah pula. Unbeatable offer! Warbiasa!

Btw saya sudah lama gak bangun perumahan. Jadi ini saya sedang belajar. Ternyata ada perumahan subsidi yang wow banget gini. Terima kasih pak Yono, saya belajar banyak dari antum. Antum gak kenal saya, tapi insya Allah nama antum harum di hati saya. Terima kasih mas Nanang, kl subuh itu mas Nanang gak ajak saya, saya gak belajar perumahan yang wow ini. Terima kasih APSI yang sudah mempertemukan kami semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *