Catatan Kecil Tentang Investasi di Bisnis Properti

Naruh uang di deposito vs di bisnis properti itu beda jauh! Per tahun, deposito bisa dapat margin 6% atau kurang, sdgkan bisnis properti bisa dapat margin 20% bisa lebih. Resikonya bgmn? Tentu resiko di bisnis properti lebih tinggi drpd deposito. Tapi tingkat resiko itu tergantung cara mainnya.

  • Kl dana untuk beli aset properti, harusnya relatif aman.
  • Bila dana hanya sebagian, kurangnya dari hutang atau genjot sales, resikonya meningkat . Tp ROi naik tinggi.

Return tinggi, risk tinggi. Udah semacam rumus di investasi. Krn investasinya di properti, risknya lbh bisa dikontrol.

Kok byk developer bangkrut?

Cek ->

  • punya hutang bank gak?
  • Sales bgmn?
  • Financial mngt nya bgmn?

So investor yg mau nyemplungin duitnya di bisnis properti perlu cek market research dan financial mngt nya. Cek juga strategi hutangnya.

Resiko tidak bisa dihindari. Di bisnis apapun. Tapi paling tidak ada yg namanya MITIGASI RESIKO.

  • Investasikanlah kepada developer yg mau membuka dengan jujur laporan keuangannya. Jgn tergiur ROI tinggi.
  • Investasikanlah kepada developer yg mau setiap saat dapat memberikan laporan kondisi bisnis.
  • Baca juga track record developernya.

KELAS ONLINE GRATIS – Strategi Membeli Rumah Pertama dan Investasi di Properti. https://t.me/SinauProperti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *