“Sembuh” Dari Sleep Paralysis

Di facebooknya Hashem Al-Ghaili memuat video yang cukup viral tentang Sleep Paralysis. Kalau dalam bahasa Jawa, biasa disebut tindihen. Jadi Sleep Paralysis itu ya tindihen. Nah ini ceritaku tentang tindihen terakhirku.

Trakhir tindihen itu di dini hari sekitar jam 3 pagi menjelang pernikahanku tgl 24 April 2004. Ak tidur di ruang tengah menghadap meja makan. Terjadilah tindihen itu. Tadine berontak. Tapi ndak bisa. Trus sempat inget nasehat Gus Heddy Prasetya sebelumnya. Dia bilang, “Yen tindihen, ojo berontak. Diikuti wae. Nek uwis diikuti bbrp saat, njuk donga”.

Nah, aku ikuti nasehat Gus Heddy. Aku ndak berontak pas tindihen. Eeee rasanya tubuhku melayang ke udara. Trus bisa lihat aku yang lagi njepupung tidur.

Kira2 pas melayang skitar 1 meter dari tubuh asli, eeee di atas meja makan, kok ada aku lagi yang sedang njepupung tidur.

Deg2an tenan. Tapi bakda itu, aku ndremimil istighfar. Seiring dengan istighfar, pelan2 kembali ke tubuh aseli dan terbangun.

Njuk siap2 akad nikah. Hehehe

Sampai sekarang sudah ndak pernah lagi tindihen. Nek nindihi malah kerep.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *