10 Tahun Rupiah Versus Emas

Kalau kemaren saya share tentang USD vs mata uang di negara-negara ASEAN [aku share di http://aryodiponegoro.com/2018/06/10-tahun-mata-uang-asean-vs-dollar/], nah kali ini saya mau cek harga emas dalam 10 tahun terakhir versi http://xe.com/[yang juga saya pake untuk menghitung 10 Tahun Mata Uang ASEAN vs Dollar].

Nulis ini juga gara-gara status mas Nuri Hendra sekitar 41 menit sebelumnya pas saya komen di facebooknya..

Harga emas tanggal 4 Juli 2008 adalah Rp 8.586.790 per ounce atau berkisar Rp. 302.890 per gram. Sedangkan harga emas tanggal 26 Juni 2018 versi xe.com adalah sebesar Rp. 17.847.200 per ounce atau sekitar Rp. 629.542 per gram. Dalam 10 tahun, harga emas naik sebesar 107,84%. Grafiknya bisa dicek di bawah inih.

Bila dibandingkan dengan kenaikan USD vs IDR yang hanya sebesar 54,54% dalam 10 tahun. Maka menyimpan emas itu hampir 2 kali lipat lebih menguntungkan daripada menyimpan USD. Dan menyimpan rupiah adalah hal yang ……… [isi sendiri]. Tapi karena rasa nasionalisme tinggi, maka kita simpan rupiah. [ya iya lah… emang bisa beli di warung pake dollar?].

So … pertumbuhan ekonomi yang anu itu. Dikurangi inflasi sing anu juga. Maka kita kayaknya sih gak tumbuh kemana-mana lhawong kl dikonversi ke dollar, naik juga belum tentu. Apalagi kalau dikonversi ke emas. Bukan tumbuh, tapi malah minus kayaknya.

Jadi ini makin kaya atau ………………………….[isi sendiri]

Cedih gak sih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *