Wahai Anak Muda, Mulailah Berbisnis!

By | May 2, 2018

Hari ini jam 10 siang tadi sampai dengan jam 12, saya diberi kesempatan oleh Universitas Teknologi Yogyakarta untuk memberikan materi Kuliah Umum Kewirausahaan. Peserta yang hadir adalah Mahasiswa Teknik Sipil, Teknil Elektro, Sastra Inggris dan Sastra Jepang. Sekitar 132 mahasiswa dan mahasiswi hadir siang tadi.

Selalu muncul keragu-raguan di hati kecil saya ketika harus memberikan materi Kewirausahaan di depan mahasiswa. Meski ini bukan kali pertama. Apalagi ketika saya tanya usia mereka, baru berkisar 17 tahun. Baru lulus SMA. Masih seneng-senengnya gaul.

“Apakah di sini sudah ada yang punya bisnis?”, tanya saya sebelum memulai materi.

Alhamdulillah 3 orang ngacung. Semoga yang tidak ngacung bukannya tidak bisnis. Tapi masih malu-malu. Maklum baru lulus SMA.

Angka 3 orang dari 132 orang ini mewakili representasi jumlah pengusaha di Indonesia yang baru mencapai 3,1% (tahun 2017). Jumlah yang masih kalah jauh dibanding Thailand, Malaysia, Singapura, China dan Jepang.

Padahal konon Indonesia akan menjadi negara perekonomiannya maju dalam beberapa tahun mendatang. Angka pertumbuhan ekonominya saja terbilang cukup keren. Tumbuh di atas 5% dan masuk dalam negara2 yang tumbuh dengan pesat.

But angka 3,1% di tahun 2018 ini jadi membuat getir pula. Karena dulu jamannya belajar entrepreneur, jumlah pengusaha di Indonesia itu hanya 2%. Itu tahun 2008. 10 tahun hanya naik 1,1%. Well, mungkin data saya salah, let say 2008 jumlah pengusaha hanya 1%. Jadi naik hanya 0,2% tiap tahun. (Tetep sedih).

Kembali mengawang, kalau benar beberapa tahun lagi Indonesia menjadi “macan” Asia, tapi jumlah pengusahanya masih kalah dengan Singapura, mungkin kita jadi negara macan ompong. Jadi inget kata Cak Nun, “Indonesia akan menjadi negara yang bagus perekonomiannya, tapi itu bukan milik kita, bangsa Indonesia.”

Weits, jangan spaneng kakaak. Saya bukan mau mengkritisi pemerintah. Tapi saya ingin membangun kesadaran rekan-rekan saya untuk lebih banyak lagi berani tampil ke depan menyebarkan virus entepreneurship di depan siapapun. Terutama adik-adik kita mahasiswa. Daripada demo bakar-bakaran. Ya tho?!

Ajak mereka action bisnis. Ajari mereka. Bimbing dan dampingi. Untuk Indonesia yang lebih baik! Allahu Akbar!

(Foto : Kuliah Umum Kewirausahaan di Universitas Teknologi Yogyakarta, 2 Mei 2018)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *