Sukses Jualan Cuma Pake Marketplace Anu

By | January 9, 2018
Sabtu kemaren ketemu kawan jaman SMA. Sejak 2 tahun belakangan ini dia jualan tanah. Semenjak dia keluar dari pekerjaannya, dia beralih profesi jualan tanah. Sepertinya cukup lumayan sukses.
 
“Biar lebih punya waktu yang bebas.”, terangnya kepada saya. Alhamdulillah rejekinya bukannya berkurang setelah keluar dari pekerjaannya.
 

Trus saya tanya dia jualan dimana aja?
 
Dia menjawab, “Cuma di marketplace (sambil menyebut merk; sensor)”
 
“Gak pake medsos?”
 
“Udah lupa pasword!”
 
Setahu saya, dia udah menjual lebih dari 10 unit dalam 1 tahun terakhir. Katanya, cukup untuk hidup dengan istri dan 3 anaknya.
 
Nah, seminggu lalu, saya dapat orderan untuk membuat branding online dari seorang kawan yang juga mainan properti. Dalam sesi tanya jawab untuk mendalami karakternya, saya bertanya agar dia menceritakan dirinya dan kisah suksesnya.
 
Ternyata mirip!
 
Dia cuma jualan di marketplace dengan metode premium. Seminggu 75 ribu. Eeee bulan ini dia closing lebih dari 2 milyar. Kereeen. Brandingnya belum dibikin, udah closing buanyaaak.
 
Dan kedua teman saya tersebut gak pake brosur, gak pake medsos, gak pake mesin pencari, gak pake offline branding dll. Cuma pake marketplace anu. Melawan arus mainstream perbrandingan.
 
Saya gak tau, ini keberuntungan atau memang momentum yang diciptakan. Tapi yang pasti rejeki udah ada yang Ngatur.
 
Kamu punya cerita yang sama? Bagi dong!
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *