SekolahPropertiMu.com, Membangun Gerbang Peradaban

By | January 15, 2018

Dalam sebuah kesempatan, Wakil Presiden RI Bapak H. Jusuf Kalla menyampaikan bahwa 1 persen penduduk menguasai 50 persen aset bangsa (Merdeka.com, 13 Januari 2016).

Hal senada pernah pula disampaikan oleh Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Hafid Abbas bahwa sebanyak 74 persen tanah di Indonesia dikuasai oleh 0,2 persen penduduk. Dalam hal ini, Hafid mengutip laporan Bank Dunia pada 15 Desember 2015 (CNN Indonesia, 15 September 2016).

Sedangkan pakar Ekonomi Syariah, Dr. Muhammad Syafii Antonio memperkirakan bahwa umat muslim hanya menguasai 18 persen aset properti. Dan umumnya pada sektor UKM. Kalah jauh dibandingkan dengan konglomerasi yang menguasai hingga 58 persen. Hal ini disampaikan beliau dalam “Outlook DKI Jakarta 2017”, di Hotel Sofyan Menteng, 22 Desember 2016 (MySharing.co, 23 Desember 2016).

Bahkan tak kurang Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. pada pidato Pembukaan Tanwir Muhammadiyah tanggal 24 Februari 2017 di kota Ambon Provinsi Maluku yang dihadiri oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo bersama para Menteri, menyatakan bahwa jika ada sejengkal tanah-air, pulau, dan kekayaan berharga di bumi Indonesia ini dilepas atau dikuasai pihak lain maka itu bentuk hilangnya kedaulatan.

Berbagai pernyataan di atas menunjukkan pesan yang pada umumnya sama, yakni bahwa penguasaan aset properti di negeri ini dikuasai oleh hanya segelintir pihak saja. Dan apabila ini terus berlanjut, maka keadilan sosial dan kedaulatan bangsa menjadi taruhannya.

Inilah salah satu alasan penting bagi kita seluruh anak bangsa agar dapat mempelajari, mendalami dan menguasai pengelolaan aset lahan dan properti di seluruh negeri ini.

Dengan perspektif itulah, Sekolah Properti Muhammadiyah (Sekolah PropertiMu) bermaksud untuk mengambil peran aktif dalam membangun kepedulian dan mengedukasi umat, serta menjadi mitra dalam menyusun strategi untuk menguasai dan mengelola aset properti agar jauh lebih bermanfaat bagi umat dan bangsa.

Untuk itu, Sekolah PropertiMu kembali akan menyelenggarakan workshop “Property Business in One Day” pada tanggal 3 Februari 2018, mulai Pukul 09.00-17.00, bertempat di Ruang Amphitheatre Gedung Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Workshop “Property Business in One Day” akan membahas berbagai materi tentang,

1. Bisnis Properti dalam Perspektif Muamalah.
2. Kewirausahaan dan Kepemimpinan di Era Disruptif.
3. Strategi Berbisnis dan Berinvestasi Properti.
4. Sharing Session dari pelaku bisnis dan investasi properti.

Biaya keikutsertaaan dalam workshop “Property Business in One Day” adalah GRATIS bagi perwakilan PWM/PWA dan PDM/PDA yang mendapatkan undangan khusus dari Sekolah PropertiMu.

Sedangkan peserta umum, diperkenankan mengikuti dengan membayar biaya workshop sebesar @Rp.500.000,00/orang atau Rp. 1.299.000,00 untuk 3 orang peserta.

Untuk pendaftaran workshop, hubungi 081327165979 (WA/SMS)

Sekolah Properti Muhammadiyah | Membangun Gerbang Peradaban

Acara ini terselenggara atas kerjasama Sekolah Properti Muhammadiyah, PT. Mentari Prima Niaga, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan para sponsor yang tidak dapat kami sampaikan satu per satu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *