Skip to Content
Aryo
Diponegoro
Mendiagnosa “Penyakit” Mengapa Jualan Anda Sulit Sold Out
#SeriBranding#SeriMarketing#SeriSelling aryodiponegoro / July 9, 2016

Mendiagnosa Penyakit Mengapa Jualan Anda Sulit Sold Out

Kemaren ada rekan yang berkonsultasi tentang penjualannya. Menanyakan kenapa penjualannya tidak berjalan dengan baik. Padahal semua teori promosi sudah dijalankan. Kemudian ia bertanya, Strategi promosi yang seperti apa (lagi) yang harus diterapkan?

Faktor jualan itu banyak. Tidak hanya promosi. Harus dirunut dari produk, harga, lokasi/distribusi, baru promosi. Belum lagi bicara segmen, target, positioning, differensiasi dan orang2nya. Mumet ya?  Gampangnya gini. Gunakan 5W+1H untuk mendiagnose knapa penjualan Anda macet.

5W+1H adalah What, Who, Where, When, Why dan How.

Aslinya, 5W+1H ini digunakan untuk menulis cerita. Diperkenalkan oleh Rudyard Kipling, seorang penulis cerita pendek, novelis, dan penyair sekitar tahun 1800an menjelang 1900. Dalam perkembangannya dapat digunakan untuk menganalisa masalah.

Jawab pertanyaan 5W+1H untuk mampu mendiagnose “penyakit” macetnya jualan

Belum tentu Anda bisa menjawab semuanya, meski Anda sudah terlanjur punya produk jualannya. Hayooo… Kalau Anda mampu menjawabnya dengan yakin dan yakin tidak ada yang salah, berarti ada faktor eksternal lain yang harus Anda analisa. Apa itu? Non teknis. Pelajari tentang ini di Marketing Langitan, dan penting juga untuk memahami tentang Niat.

Pertanyaan 5W+1H ini dapat Anda kembangkan sendiri sesuai kreatifitasan Anda. Tentang Copywriting, branding, promoting, selling, jikalau Anda mampu menjawab 5W+1H tersebut, itulah bahan copywriting, branding, selling dan promoting Anda.

Selamat mendiagnose hehehe

Terima kasih telah membaca artikel saya. Silahkan share bila bermanfaat. Sebarkan kepada orang-orang yang Anda sayangi. Anda juga dapat bergabung Channel Telegram Rapid Marketing Strategy di http://t.me/SinauMarketing dan Channel Telegram Strategi Membeli Rumah Pertama dan Investasi Properti di http://t.me/SinauProperti . Pastikan Anda terkoneksi dengan aplikasi Telegram.

Jangan lupa Join Channel, klik di sini. Untuk ngobrol-ngobrol, klik di sini.

Comments
No comments yet, take the initiative.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ARYO DIPONEGORO © 2022