home #SeriMarketing Jago Nulis Itu Berguna Untuk Jualan

Jago Nulis Itu Berguna Untuk Jualan

menulislah

Salah satu rekanku bercerita bahwa karyawan yang bekerja di tempatnya punya hobi menulis tentang bisnis. Padahal menurutnya, si karyawan ini menulis sesuatu yang belum dilakukan.

“Dia kan kerja di kantor. Kerja. Tapi tulisannya di internet, ngomongin bisnis terus. Kayak udah jago!”, curhatnya kepada saya.

“Tapi tulisannya bagus gak? Menurutmu sesuai dengan dunia bisnis atau enggak? Harusnya kamu tau, kan kamu yang bisnis, bro!”

“Ya sesuai sih. Tapi kan dia belum bisnis?! Mbok jangan nulis yang enggak dilakukan gitu lho!”

“Ya, aku setuju. Jangan menulis apa yang tidak dilakukan. Ada tekniknya menulis sesuatu yang bukan dilakukan. Tapi gini bro. Menulis itu butuh imajinasi tinggi. Dia menulis pasti sudah membaca. Membaca tidak harus buku, tapi juga membaca tingkah laku bisnismu juga. Apa yang dia tulis bisa jadi adalah saduran tentangmu, tentang bisnismu atau apapun yang dia pelajari dari dirimu ataupun dari dunia luar.”

“Bener juga sih.”, kata temenku manggut-manggut

“Dia menulis itu sama dengan dia belajar lho. Kalau dia belajar dari kamu, Bro. Berarti kamu dapat pahala kenceng Bro. Dan menulis itu gak gampang lho! Mustinya kamu bisa apresiasi anak buahmu yang bersedia menulis!”

“Iya juga ya.”, kata rekanku itu sambil menatap ke depan

“Hei kenapa enggak kamu bilang ke karyawanmu itu untuk menulis sesuatu yang bisa mengangkat penjualanmu!”, usulku …

———-

Seperti di atas, seseorang menulis itu dipastikan dia sudah membaca terlebih dahulu. Berarti dia belajar. Dan dengan menulis, dia menyebarkan apa yang dipelajarinya. Belajar dan Berbagi.  Juga menulis itu berguna untuk meningkatkan penjualan. Menulis apakah itu?

Menulis Tagline

Inget gak dengan kalimat ini “Semakin di Depan!”. Atau mungkin “Buat anak kok coba-coba!”. Buat kamu yang seumuran saya, bisa jadi inget dengan tagline produk itu. Itu namanya tagline. Kayaknya gampang, tapi sebenarnya gampang-gampang susah. Sering kali jadi perdebatan di internal manajemen untuk memilih tagline seperti apa. Dan untuk menulis tagline ini, banyak perusahaan yang menyewa konsultan.

Copywriting

Menulis kata demi kata menjadi serangkaian kalimat yang enak diikuti dan dibaca dalam sebuah iklan itu membutuhkan kemampuan menulis bahasa promo atau biasa juga disebut dengan copywriting. Apalag i di dunia media sosial yang makin bergelora, copywriting jadi IN karena kata DIJUAL atau DISEWAKAN menjadi kata yang mainstream dan ditinggalkan. Tentu butuh penulis yang imajinasinya tinggi dan mampu membawa alur pembaca sampai pada akhirnya menangkap maksud dari tulisan tersebut.

Menulis Skrip Penjualan

Pernah gak ditelpon oleh tele marketer. Kamu amati gak kalau kalimat yang mereka sampaikan itu sudah disusun sebelumnya dan disusun skenario jawabannya. Para telemarketerhampir dipastikan memegang apa yang namanya Skrip Penjualan atau Sales Script. Semacam tulisan yang menjadi battle kit wajib para sales dan marketer. Jadi tidak hanya telemarketer, seorang sales dan marketer juga membutuhkan. Setidaknya ada dua fungsi sales script ini yakni

  1. Sebagai opening line atau pembuka saat bertemu pertama kali dengan calon konsumen
  2. Sebagai skenario atas pertanyaan-pertanyaan konsumen

Menulis Publisitas atau Product Review

Pernah ya membaca advetorial? Nah kira-kira semacam itu lah yang saya maksud dengan publisitas atau product review. Butuh keahlian menulis bukan?

Menulis Presentasi Produk

Apalagi yang ini, sebagai seorang sales dan marketer, sering kali saya dihadapkan pada posisi harus mempresentasikan sebuah produk di hadapan khalayak ramai. Kalimat-kalimat yang disusun dalam sebuah presentasi baik yang tertulis di layar dan apa yang nanti diucapkan, sebenarnya sudah disusun skenarionya. Nah, tulisan lagi bukan?!

—–

Jadi inget pesan guruku, “Menulislah, karena sesungguhnya kamu belajar!” Soooo … Anda mau belajar menulis untuk menambah skill jualan? Ayo lah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: