Membangun Branding Diri

, , Leave a comment

2012 01 28 Tiga Ikan - MalangNabi Muhammad adalah seorang pedagang di jazirah Arab. Bersama Khadijah istrinya, beliau berdagang sampai ke negeri Syam. Beliau diberi gelar sebagai “Al-Amin” alias Mr. “Clean” yakni dikenal sebagai orang yang jujur. Jujur dalam berdagang, tidak menyembunyikan cacat produk dll.

Lain halnya dengan Muhammad Ali, seorang petinju era beberapa dekade lalu. Atau Anda mengenali beberapa orang berikut ini sebagai apa? Misal Ronaldo CR7, Madonna, Mark Zuckerberg, Trump, Ippho Santosa, Setyawan Tiada Tara, Chairul Tanjung.

Itulah PERSONAL BRANDING atau BRANDING DIRI. Branding diri adalah persepsi orang lain tentang diri seseorang.  Dan penting bagi Anda untuk membranding diri sebelum orang lain membranding Anda dengan persepsi mereka. YOU ARE A BRAND!

Mengapa branding diri menjadi penting? Karena dengan branding diri yang baik akan berimbas baik pula terhadap kredibilitas organisasi bisnisnya.  Selain itu meningkatkan engagement levels atau kedekatan dengan pelanggan.

Membranding diri bukanlah pekerjaan sehari. Membutuhkan jangka waktu lama untuk membangunnya. Maka dari itu, prinsip dasar dari branding diri adalah dengan dapat menjawab beberapa pertanyaana berikut :

  • apa yang Anda fokus lakukan selama ini,
  • apa yang menjadi prestasi Anda di bidang tersebut,
  • apa yang memotivasi Anda dan
  • apa tujuan Anda membranding diri

Nah tentu Anda sudah tau citra diri apa yang akan Anda bangun tentang diri Anda. Maka sekarang adalah saatnya memilih sarana untuk “mengkampanyekan diri”. Dan sarana itu yang bisa digunakan antara lain :

  • Website atau Blog
  • Media Sosial (Facebook, Twitter, Instagram dll)
  • Event (membuat seminar atau talk show sendiri, atau mengikuti kegiatan orang lain)
  • Offline publishing seperti buku, outdoor promo, dll
  • Media lain seperti radio, tv, dll

Kalau sudah eksyen mengkampanyekan diri, jangan lupa untuk Anda dengan follower Anda terkoneksi, engaging, dekat.

 

Leave a Reply