9 September 2015 Telah Lahir Anakku Lelaki, Keenan Danishvara

11960144_10207854340663182_5810977312989844791_nTanggal 9 September 2015, hadir seorang bayi kecil di antara kami. Bayi yang lahir setelah kami menunggu lebih dari 11 tahun pernikahan kami. Bayi lelaki dengan tangisan kerasnya, menyeruak di ruang operasi Rumah Sakit Bersalin Rachmi sekitar jam 7.30 pagi. Dari balik ruang tunggu operasi, aku bahagia mendengarnya.

Perawat keluar ruang operasi sekitar pukul 8 pagi menggendong bayi mungil dengan berat 3,1 kg dan panjang 48 cm. Ia di”gedong” mirip Marsya dalam filem Marsya and The Bear. Matanya sipit, hidungnya besar dan mukanya lebar. Skor responsifnya 79, skor responsif yang masuk dalam kategori bagus sekali. Jantungku berdegub, bahagia!

Istriku masih tergolek di ruang operasi, belum diijinkan keluar. Mungkin masih dijahit dan dibersihkan. Dan kemudian bayiku dibawa ke ruang Perinatal, sebuah ruang khusus bayi yang baru lahir.  Aku gendong dia, aku peluk dia, aku cium dia. Rasanya masih tak percaya saja, 11 tahun kami menunggu, dan dia sekarang ada dalam pelukanku. Kemudian ak mengadzaninya di ruang itu.

Anakku lelaki kuberinama Keenan Danishvara. Gabungan kata asal Inggris dan Sansekerta. Keenan dari kata Keen (tajam) dan berarti lelaki cakap, cerdas, pintar, pandai. Sedangkan Danishvara berasal dari Sansekerta yang berarti kaya mulia. Cakap berarti dia cekatan juga cerdas. Kaya berarti dia memiliki wawasan tinggi, jaringan luas, emosi yang bagus, finasial yang mapan. Mulia berarti dia memiliki spiritualitas tinggi dan berguna bagi agama, negara dan orang tua serta orang di sekitarnya. Aamiin ya Rabbal’alamin.

PS : Buat anakku lelaki, Keenan Danishvara, entah kapan kamu akan bisa membaca tulisan bapakmu ini. Semoga kamu bangga membacanya! Bapak dan ibumu sangat sayang denganmu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *