Ubah Pola Ini Untuk Mempercepat Laju Pertumbuhan

2010 08 20 pencilDalam dunia organisasi dikenal istilah bahwa kecepatan organisasi bergantung dengan bagian yang paling lambat. Ketika perusahaan membutuhkan percepatan pertumbuhan, tentu harus diikuti oleh percepatan gerakan divisi-divisi dalam organsisasi.

Contohnya sederhana saja, misal untuk meningkatkan penjualan, perusahaan memutuskan untuk membuat iklan promosi di beberapa titik. Bagian promosi telah membuat desain promosi. Bagian produksi telah melakukan order produksi promosi yang dibutuhkan, tapi bagian keuangan lambat mengeluarkan dana pembayaran. Maka iklan promosi juga terlambat untuk ditayangkan dan bisa berakibat keterlambatan peningkatan penjualan.

Sebagai pengibaratan organisasi bisnis itu ibarat lokomotif. Lokomotif lama hanya memiliki penggerak di depan saja alias pergerakan bisnis sangat ditentukan oleh pucuk pimpinan. Maka kecepatan kereta api dengan loko dan banyak gerbong model lama hanya mampu berjalan 80 km/jam hingga 150 km/jam.

Berbeda dengan lokomotif modern. Dimana penggerak bukan berada di loko utama. Penggerak ada di seluruh gerbong. Kecepatan tidak hanya bertumpu pada pucuk pimpinan, tapi juga bergabung dengan kecepatan karyawan. Sekarang era kereta api super cepat dengan kecepatan diatas 200 km/jam dimana setiap gerbong adalah penggerak. Era dimana karyawan boleh memiliki ide, kreatifitas, inisiatif, kerja keras dan bergerak bersama menuju satu tujuan.

It’s not the big that eat the small. It’s the FAST that eat the slow. Bukan yang besar melumat yang kecil, tapi yang CEPAT menyalip yang lambat.

Pola organisasi bisnis mana yang bakal Anda gunakan?

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *