Apa Cita-citamu, Nak?

2011 12 01 Colorful - Bukittinggi“Apa cita-citamu, Nak?”

Pertanyaan itu bagaikan petir di meja makan malam kala itu. Tubuh mungilku mendadak gemetar, greges-greges seperti mau masuk angin. Mulut inipun terkunci dengan rapat dan otak ini tiba-tiba stroke akut tanpa sebab. What? Saya tak bisa menjawab. Karena saya ternyata tidak punya cita-cita.

“Insiyur!”

Lidahku sedikit kelu ketika menjawabnya. Yang terlintas pada saat itu adalah paman saya di Bandung. Beliau seorang insiyur yang ditugaskan di Aceh. Terbayang rumahnya mobil dan rumahnya yang nyaman. Maka saya ingin seperti beliau. Menjadi insiyur!

Jawaban spontan saya yang masih berseragam biru putih ketika itu. Mungkin tahun 1990. Otak yang masih lugu belum terkontaminasi positif internet dan buku-buku motivasi kala itu.

Well itu tadi sedikit cerita tentang saya yang memberikan “jangkar” kepada saya untuk merumuskan cita-cita atau impian atau tujuan-tujuan dan bagaimana menggapainya.

Tahap 1

JELAS dan RINGKAS | Susun dalam kalimat yang JELAS dan RINGKAS, misal “I’m POWERFUL and More POWERFUL everyday!”, bukan “I’m POWERFUL because I have so many STRENGTH etc etc etc”

KALIMAT POSITIF | Susun dalam kalimat POSITIF, misal “HIDUP SAYA SEHAT”, bukan “SAYA AKAN BERHENTI MEROKOK”.

TENTUKAN UKURANNYA | Tetapkan ukurannya yang akan Anda raih. Misalkan, Saya memiliki 20 proyek properti di tahun 2012. 20 proyek properti dan tahun 2012 adalah ukuran pencapaian.

Tahap 2

JIWA MEMBERI | Telaah lebih jauh, apakah ada manfaatnya untuk orang lain jika impian-impian Anda tercapai? Apa yang bisa Anda berikan untuk orang lain jika impian-impian itu tercapai? Karena JIWA yang MEMBERI itu akan MENERIMA lebih banyak lagi. Dan MEMBERI itu BIASA, untuk menjadi LUAR BIASA, OPTIMASIKAN MEMBERI di Jalan-Nya.

Surat Al-Hadid :18. Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.

Contoh : Dengan memiliki 20 proyek properti maka saya membantu 2000 orang untuk mewujudkan impian mereka memiliki rumah murah yang layak huni.

Tahap 3

LIBATKAN TUHAN | Manusia adalah mahluk spiritual yang percaya bahwa dunia ini ada Sang Pengatur. Ya, Tuhan. Dalam merumuskan impian-impian Anda, selalu libatkan Tuhan. Bahkan Libatkan Tuhan dalam semua tindakan Anda. “Hasbunallah wanikmal wakil” (QS. Ali Imran: 173). Artinya, ‘Cukuplah Allah menjadi Penolong kami.’

Impian-impian dan tujuan-tujuan Anda disampaikan kepada Tuhan dalam shalat Anda, dalam doa Anda. Insya Allah, impian-impian Anda segera TERWUJUD. Aamiin!

——–

Follow @AryoDiponegoro

9 comments

    1. Boleh saya menawarkan kerjasama?………
      1. Kami menawarkna kerja sama untk membantu bpk dlm hal pengerjaak proyek property.

  1. Allahu Akbar!! Dia Sang Maha Pengasih..telah mengabulkan cita-citaku..yg sederhana karena keterbatasan cakrawala, sekarang mari gali cita2 anak2 kita utk lebih berani bercita2 besar dg selalu bersandar kepada-NYA..jangan takut bercita-cita besar !!

  2. Luar biasa..
    Mulai lebih perjelas diri, mau dikemanakan langkah kaki kita ini.. Jangan hanya berjalan tanpa kejelasan..

    Sukses trs untuk semua nya..
    Smg Allah memberkahi setiap helaan nafas ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *