Belajar Dari Tukul Arwana

, , Leave a comment

tukul arwanaSejak tayang tahun 2005 dengan nama Empat Mata sampai akhirnya berubah menjadi Bukan Empat Mata berarti sudah lebih dari 7 tahun Mas Tukul Arwana sukses memperolok dirinya dengan sukses. Konon 90% bisnis hancur berguguran sebelum menyentuh 5 tahun. Bila mas Tukul Arwana ini dianggap bisnis, maka ia adalah bisnis yang mampu bertahan dan bisnis yang special.

“Saya tetap berusaha menghargai orang lain apa pun posisinya. Mau dia office boy, tetap sama,” kata Tukul. (dikutip dari Republika.com). Tukul mengaku belajar, kerja keras, percaya diri, menghargai orang lain, serta ketulusan dan keiklasan menjadi pegangan dirinya selama ini.

Tiga tambahan menurut kacamata saya atas kesuksesan mas Tukul adalah

  • Beda | ketika presenter lainnya identik dengan cantik dan ganteng, Mas Tukul justru hadir dengan keeksotisan wajahnya
  • Sederhana | ya simple. Mas Tukul ini simple banget. Tidak semua orang mau memperolok dirinya sendiri. Lihat saja masih banyak orang yang mengaku sukses tapi menyinggung profesi orang lain, misal “Mantan Supir Yang Sukses Jadi Pengusaha”. Supir juga manusia dan profesi yang luhur bukan?
  • Berani gagal | sebelum bernama Bukan Empat Mata, acara ini bernama Empat Mata. Empat Mata dicekal KPI karena mengandung konten acara yang “melanggar”. Tapi bukannya tenggelam, acara ini justru makin “naik” dengan nama Bukan Empat Mata.

Mas Tukul Arwana ini adalah MotivACTor. Yuk, kita belajar dari Mas Tukul.

 

 

Leave a Reply