Belajar dari Seekor Ayam

, , Leave a comment

2012 09 05 Night View from Vio Hotel BandungSuatu masa ada seorang anak muda sedang berputus asa. Dia keluar dari tempatnya bekerja dan bisnis yang dirintisnya masih baru sehingga belum menghasilkan apa-apa. Nyaris tanpa penghasilan. Pertengkaran demi pertengkaran terjadi antara dia dan istrinya. Dia pun berharap tiba-tiba ada pesawat terbang yang menabraknya  dan dia pergi dari dunia.

Duduklah dia di halaman rumah orang tuanya. Termenung memandang ayam berserta anak-anaknya bebas berkeliaran mematuk-matuk makanan di tanah. Otaknya berpikir, “hai ayam, mengapa kau bisa makan. Padahal otakmu tak lebih besar dari bola golf.”

Seketika dia tersadar, ayam yang tak “berotak” pun bisa makan, membesarkan anak-anaknya. Sedangkan dia yang berakal malah berputus asa. Dia membatin, “Asalkan mau bergerak, pasti Tuhan berikan rizki-Nya kepadaku. Dan pasti CUKUP untukku dan keluargaku.”

Dia bangkit, mengambil air mensucikan dirinya, dia berdoa kepada Tuhan. “Ampuni aku Tuhan yang telah berbuat dosa dan tak mensyukuri nikmat-Mu!”

Setiap LANGKAH akan membawamu ke LANGKAH berikutnya. Ciptakan REALITI dari MIMPI dengan BERAKSI!

 

Leave a Reply