Belajar dari Seorang Supir Taksi

, , Leave a comment

2012 08 21 Islamic Center TarakanPagi itu si supir taksi membawaku menuju Stasiun Tugu. Di dalam perjalanan yang dingin, kami mencairkan suasana dengan perbincangan yang sederhana. Dia bercerita bahwa dia menjalani puasa Daud dan menlaksanakan 12 rakaat Dhuha.

“Alhamdulillah”, katanya, “jika kawan-kawan saya mengeluh tidak mendapat hasil atau kurang, saya selalu mendapat cukup.”

Wow! Saya salut! Di tengah kondisi yang tiada bersahabat untuk Jogja kala itu. Jogja yang sedang berduka karena gempa Merapi. Pariwisata setengah lumpuh. Tapi si supir taksi tiada mengeluh.

 

No Responses

Leave a Reply