Seperti Bisnis Yang Lain Juga


Bisnis developer properti itu pada prinsipnya sama saja dengan bisnis-bisnis yang lainnya. Ada proses pemilihan bahan baku. Ada proses memproses bahan baku menjadi bahan matang. Ada proses delivery ke konsumen. Ada proses perbankan. Tetapi mengapa menarik? Mengapa begitu banyak seminar developer berjamuran di Indonesia ini. 

Menjadi menarik ketika harga rumah itu cukup tinggi. Profitnya otomatis juga tinggi. Tinggi karena time of deliverynya juga lama. Maksudnya jualan rumah beda banget dengan jualan rokok. Anda jual rokok, bisa langsung menerima uangnya. Kalau jualan rumah, ada prosesnya dari menerima booking fee, uang muka, pelunasan. Dan ini memakan waktu lama. Bisa 3-6 bulan bahkan lebih. Bahkan rumah yang sudah ready stock pun tidak semata-mata langsung bisa menghasilkan uang. Pertanyaannya Anda tahan tidak? :D

Profit besar ini lah yang membuat banyak orang tergiur untuk memasuki dunia developer. Tapi sebelum memasuki dunia developer, sadarlah bahwa Anda harus siap tidak menerima uang rutin atau cash flow harian.  Kalau nafas Anda masih harian, saya sarankan bisnis yang lain saja. Toh semua bisnis itu bagus. Yang tidak bagus ada bisnis yang tidak dibuka.

Lihatlah beberapa perusahaan besar. Menjadi pebisnis properti adalah di ujung ketika bisnis retail mereka sukses. Tak perlu saya sebutkan di sini. Anda juga sudah tau. Karena dengan putaran uang yang rutin, Anda akan mudah memasuki dunia putaran uang besar (tapi tidak rutin).

Ada perusahaan hotel berjaringan, sekarang mulai memasuki bisnis developer. Ada perusahaan tekstil besar di Indonesia, sekarang mulai masuk ke developer. Ada perusahaan retail motor dan mobil, sekarang menjadi developer besar. Ada perusahaan financial management, start memasuki bisnis ini. Luar biasa!

Kenapa mereka masuk? Karena bisnis developer itu sama saja dengan bisnis-bisnis yang lain. Prinsip dasarnya sama. Mereka pebisnis retail sudah biasa dengan pola-pola yang ada di developer. Karena mereka memperkerjakan uang mereka untuk menarik uang besar.

Terus yang modal nol gimana, kok pemainnya mereka yang sudah mapan secara financial? Saya kasih tau ya, merekapun butuh orang-orang yang menguasai SKILL. Lha bagi yang modalnya cekak, kenapa tidak mengandalkan SKILL Anda untuk bisnis developer? Baca juga konsep MSN di artikel saya yang lain –>> Mbok Yao Sadar Diri. SKILL ini bisa Anda bangun dengan memulai bisnis properti dari kuadran yang paling sederhana. Baca artikel saya –>> Kuadran Bisnis Properti.

Nah bila Anda memang tertarik bisnis developer, bisa ikuti seminar-seminar yang berjamuran itu. Seminar itu sebagai sarana menambah SKILL dan NETWORK. Lagi-lagi kunci bisnis yang cuma itu kok.  Rumus MSN! Seperti bisnis yang lainnya juga. Wis ACTION!

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s