Beberapa hari lalu, saya iseng membandingkan investasi nilai rupiah 100jt. Tinggal buka laptop, mainkan rumus dan berikut ini hasil perbandingan investasi.
- Nilai uang 100jt dalam 15 tahun akan turun menjadi 40jt jika inflasi 6% per tahun. Ini kalau duitnya disimpen di bawah bantal!
- Nilai uang 100jt akan menjadi kurang lebih 240jt dalam 15 th jika bunga deposito 6% per tahun.
- Nilai uang 100jt akan menjadi krg lbh 540jutaan dlm waktu 15 thn jika dibungakan sbg hutang dgn bunga 12%/thn.
- Nilai uang 100jt akan menjadi 1,5M dalam waktu 15 thn jika diinvestasikan dalam properti. Pun akan kurang lebih sama jika diinvestasikan di emas.
Kesimpulannya Emas kurang lebih sama dgn properti. Namun masih memiliki perbedaan. Emas lebih likuid daripada properti. Sedangkan kenaikan properti sangat bergantung dengan lokasi. Bisa jadi dalam 1 tahun, sebuah properti bisa meningkat 100%. Sedangkan emas terkait dengan harga internasional sehingga kenaikannya dibatasi harga yang berlaku secara umum.
Lha kalau diinvestasikan dalam bisnis properti gimana? Pertanyaan yang tak perlu jawaban!
Aryo Diponegoro | Follow @aryodiponegoro
Joss juragan..sipjma
Punjuuulllll…..!!!
Pembandingnya mungkin adalah diinvestasikan kedalam “bisnis emas”.
tetap semangat…
dah pingin banget ikut seminarnya dan take action
lagi..lagi..lagi..Property…?
sayya bingung harus mulai darimana kalo pengin terjun ke dunia properti, om ADee…
berinvestasilah dengan yang kamu punya…jauhhi kartu kredit…jauhhi hutang , tidak ada seorangpun yang bisa menjamin hidup 15 tahun lagi.
mas aryo,lam kenal dari saya.bisa minta saran gak? hari ini aku ditawari sebuah rumah oleh tetangga sharga 55jt,tempat setrategis.gaji saya 1jt tiap bulannya.apa bisa saya beli rumah tersebut melalui KPR? ato bisa beli tanpa modal sedikitpun?mohon saran dari mas aryo…mudah mudahan ada trik yang labih jitu dari Mas,saya tunggu email balasannya..thanks Mas
Mantab bang..:)
Hehehehe…keren dan bikin ngiler….
makasih sharenya ya pak, sangat menambah pengetahuan dan wawasan…
mantap juga nih perbandingannya, lumayan sebagai referensi investasi. Itulah kenapa saya lg serius belajar properti, awalnya sbg marketing dulu