Beli Lahan Pakai Duit Bank. Bisa!


Selama ini tidak ada instrumen perbankan yang memperbolehkan developer untuk mengakuisisi lahan untuk dikembangkan menjadi perumahan. Namun sekitar tahun 2009, instrumen perbankan ini mulai diluncurkan kembali. Konon katanya, dahulu kala instrumen ini juga pernah ada.

Instrumen perbankan ini disebut Kredit Pemilikan/Pembelian Lahan (KPL). Biasanya digabung dengan Kredit Konstruksi atau kredit untuk pembangunan unitnya. Sayangnya instrumen ini hanya diberlakukan untuk perumahan bersubsidi pemerintah atau lebih di kenal dengan RSH (Rumah Sederhana Sehat).

KPL akan dicairkan 100% di depan karena memang digunakan untuk pembelian lahan. Besaran nilainya kurang lebih 70% dari nilai pasar atau bergantung dengan appraisal dari bank. Anggaplah memang 70%. Sehingga untuk modal awal pembelian lahan, Anda hanya membutuhkan 30% saja bukan? Apalagi kalau Anda mengutak-atik harga pasaran. Bisa 100% dibiayai oleh Bank. Karena di”blended” dengan Kredit Konstruksi, maka pada saat pencairan KPL 100%, juga akan dicairkan Kredit Konstruksi sebesar 20%. Dengan demikian, modal membangun unit-unit Anda sudah dibiayai oleh Bank juga. Tanpa modal ? Nyaris tanpa modal…

Sejumlah kredit tersebut dibebankan kepada unit-unit yang dipasarkan. Misalkan saja unit tersedia 100 unit. KPL dan Kredit konstruksi sebesar 2 M. Maka beban per unit sebesar 20 jt.

Bagaimana cara pengembaliannya? Pengembalian KPL dan Kredit Konstruksi bersamaan denngan realisasi KPR pembeli. Nilai KPR dipotong langsung oleh bank untuk menutup sejumlah nilai yang ditentukan sebelumnya (125% dari beban per unit). Contohnya Harga Jual 55jt. Dp 5,5jt. KPR 49,5jt. Beban per unit KPL dan Kredit Konstruksi 20jt. Pengembalian 125% dari 20jt sama dengan 25jt. Maka KPR 49,5jt akan dipotong sebesar 25jt, sehingga Anda menerima 24,5jt saja.

Kalau bikin Real Estate bisa gak beli lahannya dengan duit bank ? Bisa saja. Cara paling gampang adalah gunakan instrumen bisnis Anda yang lain untuk mengajukan kredit. Hasil kredit untuk membeli lahan. Gaya ini oleh bank tidak direkomendasi. Tetapi …

Jangan khawatir, ada instrumen bank yang bernama Kredit Pemilikan Tanah (KPT). Mirip dengan KPL. Penilaiannya juga sama KPL yakni 70%. Namun sifatnya seperti KPR yang dicicil setiap bulan. Sejauh yang saya ketahui, Bank bersedia membiayai sampai dengan 1000 m2. Pembiayaannya bisa sampai dengan 10 tahun.

Jadi kapan silaturahmi ke Bank ?

About these ads

10 thoughts on “Beli Lahan Pakai Duit Bank. Bisa!

  1. mas mohon maaf sebelumnya….!
    kalo ilmu yg kayak gini dan ujung-ujungnya hanya membeli e-book. saya pengen tanya sebenarnya anda ikhlas tidak berbagi ilmu….?

  2. Wah, berita bagus neh.
    Apakah KPT juga satu paket dgn Kredit Konstruksi? Bisa minta Grace period gak ya..?
    Kemudian, bank apa aja yg menawarkan KPT?
    Trims..

  3. JAKARTA, KOMPAS – Bank Tabungan Negara mulai mengucurkan kredit pembelian tanah pembangunan rumah sederhana sehat. Kredit itu diutamakan perumahan yang bersubsidi. Tanah yang dibeli harus bersertifikat sebab nantinya jadi jaminan pada BTN. Program tersebut merupakan bagian dari kredit konstruksi dengan dana yang dialokasikan sebesar Rp 750 miliar. Demikian Direktur Kredit Bank Tabungan Negara (BTN)Siswanto di Jakarta, Senin (16/5). Dikatakan, program kredit pembelian tanah dikucurkan guna meningkatkan pertumbuhan volumen pembangunan rumah sederhana sehat yang dicanangkan pemerintah. Dengan demikian, krisis kepemilikan rumah yang dialami jutaan rakyat Indonesia dapat terpecahkan. “Prinsipnya, BTN telah siap mengucurkan kredit pengadaan tanah unutk pembangunan rumah bersubsidi. JIka pengembang mengajukan proposal kredit, otomatis langsung diproses. Kalau memenuhi syarat, pasti dicairkan secepatnya,”kata Siswanto. Krisis kepemilikan rumah sederhana sehat hingga tahun 2004 mencapai 6,5 juta unit, sedangkan realisasi hanya sekitar 70.000 unit. Wakil Ketua Umum DPP RealEstat Indonesia (REI) Darmasetiawan Bachir menilai, kredit pengadaan tanah itu akan sangat membantu para pengembang mendapatkan lahan untuk pembangunan rumah bersubsidi.”Terus terang, kami merasa sangat terbantu dengan kebijakan itu. Banyak pengembang di daerah ingin membangun perumahan bersubsidi, tapi kesulitan modal dalam pembebasan lahan. Jadi, kebijakan ini benar-benar memberikan gairah baru dalam mendorong pertumbuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Kami juga yakin program ini semakin berpeluang,”ujar Bachir. Sementara itu, Direktur Eksekutif Pusat Studi Indonesia Panangian Simanungkalit mengatakan, kebijakan BTN itu sama sekali tak bertentangan dengan aturan Bank Indonesia (BI).BI,lanjutnya, selalu membolehkan dikucurkannya kredit pengadaan tanah unutk pembangunan rumah sederhana besubsidi. Kendati demikian, BI harus meningkatkan dan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan kredit itu secara cermat. Langkah tersebut penting agar tidak terjadi spekulasi dalam realisasi kredit. Selain, itu mereka yang disetujui pencairan kredit adalah pengembang, yang memiliki reputasi tinggi dan membangun sesuai dengan kapsitasnya.(JAN)

  4. maaf pak kalau bsa saya minta tambahan modal buat menambahkan beberapa unit perumahan layak huni kelas menengah di areal lahan saya sendiri sekitar +6 hektar dan saya kerjakan sendiri dengan anak buah saya dan itu sudah mengirit ongkos kontruksi
    - pondasi batu gunung
    - rangka besi
    - bata merah
    - kusen kayu bengkirai + ulin +aluminium
    - kuda-2 kayu ulin
    -atap genteng metal anti karat
    - plafon gypsum + les cantik
    - lantai keramik
    - kaca riben
    - toilet jongkok
    - ada teras + halaman
    - jalan menuju lokasi berupa cor semen
    bila bapak investor/ bank bisa konfirmasi / meninjau lokasi
    saya berharap bapak bisa membantu melancarkan pembangunan perumahan
    soal pembagian hasil nanti kita rapatkan terima kasih
    ( mohon tambahan modal)
    lokasi samarinda KALTIM
    NO HP:085250904927
    -

  5. Siang mas Aryo,
    Mohon tanya…Apakah KPL bisa diajukan buat pembelian lahan seluas 3,4 hektar dengan peruntukan perumahan premium?
    Kalau bisa, bank apa yang melayaninya?
    Kalau ndak bisa, apakah ada saran atau masukan dari mas Aryo?
    Matur nuwun mas:)

    Roy WS

  6. langkah2x apa saja yg harus kita persiapkan jika lokasi lahan sdh d persiapan agar pihak perbankan dapat merialisasikan pembiayaan perumahan kpr trima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s