Belajar Bisnis Properti! Yuk!


Apa yang ada dalam benak anda tentang bisnis properti? Modal besar? Urusan birokrasi yang rumit? Alur kerja yang njelimet? Pemasaran yang fantastis? Atau menjadi broker atau RCTI (Rombongan Calo Tanah Indonesia; hehehe, gak apa-apa yang penting halal)? Boleh-boleh saja dan sah-sah saja. Tapi tips berikut akan merubah pola pikir anda! Baca dengan teliti dan simak baik-baik…

Think Big, Start Small, Act Now

Entah siapa yang memopulerkan kata-kata tersebut di atas. Tapi bagi saya, susunan kata tersebut memberi energi positif yang sangat besar. Untuk memulai bisnis properti memang dibutuhkan pemikiran yang besar, namun kadang kita terjebak bahwa pemikiran besar kita membutuhkan usaha yang besar pula. Sungguh tidak!

Runtutan berikut ini akan memberikan gambaran kepada anda bahwa untuk berbisnis properti sangat bisa dimulai dari hal yang kecil. Menjadi broker misalnya. Tapi keuntungan anda tidak seberapa. Bagaimana kalau saya berikan tips untuk menjadi developer / pengembangan perumahan dalam skala kecil. Empat, lima, enam rumah, bahkan satu rumah pun bisa menjadikan dan menghantarkan anda menjadi developer kelas wahid. Ingat cukup satu rumah! Namun untuk mewujudkan impian besar anda, jangan hanya berhenti di satu rumah saja. Fokus dan kontinuitas sangat dibutuhkan di sini.

Dengan anda membidik perumahan kecil, anda tidak akan berhubungan dengan birokrasi perijinan yang rumit. Di beberapa daerah batasannya berbeda-beda. Biasanya di atas 4 kapling, anda sudah wajib menempuh perijinan mulai dari fatwa lahan sampai dengan ijin lokasi. Sedangkan maksimal 4 kapling, anda cukup mengajukan Ijin Mendirikan Bangunan atau IMB. Ini akan menekan jumlah modal yang musti anda keluarkan.

Modal Tidak Harus Besar

Modal! Ya! Modal tidak harus besar. Syukur-syukur anda sudah memiliki tanah kapling yang siap bangun. Entah itu milik orang tua anda, sahabat anda atau orang lain yang mau bekerjasama dengan anda. Anda tidak perlu membeli kapling siap bangun kan ?! Tinggal buka koran, cari iklan baris bertajuk TANAH DIJUAL, telepon dan sampaikan tujuan anda. Singkat cerita, anda sudah “memiliki” kapling siap bangun.

Untuk membangun rumahnya dengan uang siapa? Gampang. Jangan kalah akal. Apabila tanah sudah dikuasai, anda tinggal pasarkan berikut desain rumahnya. Tetapkan saja uang muka penjualan sebesar 30% dari harga jual. Itu sudah mencukupi modal anda untuk membangun rumah.

Logikanya dari mana? Begini, misal anggaran pembangunan rumah adalah 2 juta/m2. Misal anda menjual tipe 45 m2, sehingga total biaya bangunan adalah 90juta. Harga jual tipe 45 misalnya 250 juta. Artinya 30% dari 250 juta adalah 75 juta. Artinya 75juta adalah 83,33% dari 90juta. Are we going to play a hard cash? Oh no… jelas tidak. Manfaatkan tenaga kontraktor sehingga kita bisa membayar kontraktor dengan progress. Kekurangan pembayaran bisa kita cadangkan dari pencairan KPR yang sebesar 175juta.

Think! Bagaimana jika kontraktor bersedia dibayar turn key, sampai dengan serah terima kunci, sang kontraktor baru menerima pembayaran? Artinya 75juta adalah MURNI UANG ANDA! Kontraktor dibayar dengan pencairan KPR yang bisa kita siasati dengan apa yang biasa disebut STANDING INSTRUCTION atau instruksi pencairan KPR dimana menyebutkan sejumlah dana untuk ditransfer ke rekening kita dan kontraktor.

Desain rumahnya dari mana? Itu mah gampang. Anda tinggal browsing di internet atau mengkoleksi brosur perumahan yang memang laku keras, anda tinggal pilih dan tentukan yang sesuai dengan tanah anda. Jika anda memiliki kepiawaian menggunakan program desain, anda bisa kerjakan sendiri. Atau anda tinggal bayar konsultan. Selesai!

Perhitungan Sederhana

Ingat, kita adalah developer kecil-kecilan. Perhitungannya pun sederhana sekali. Misal tanah seluas 100 m2 dihargai 300ribu/m2. Sehingga harga tanah adalah 30 juta. Bangunan tipe 45 seperti hitungan di atas adalah 90 juta. Artinya modal anda adalah 120 juta. Survey harga rumah yang setipe dengan rumah anda. Misal harga tipe 45 di sekitar lokasi anda adalah sebesar 300 juta. Logika sederhana, jika anda menjual rumah anda dengan harga 250 juta laku tidak? Keuntungan anda kotor anda adalah 130 juta bukan?

Jika anda memodali seluruhnya yakni sebesar 120 juta artinya anda mempunyai keuntungan kotor 108,33%. Padahal konsumen memodali anda 75 juta (ingat uang muka), artinya anda hanya memodali 45juta yang artinya anda mempunyai keuntungan kotor 288% dari modal anda. Padahal tanah yang anda kuasai adalah tanah kerjasama dengan sahabat anda seharga 30juta (ingat harga tanah), artinya modal anda cukup 15juta, artinya keuntungan kotor anda 866,67%. Nabung dimana dengan 15 juta bisa menghasilkan 866,67%? Fantastis kan?

Padahal (lagi) kekurangan anda sebesar 15 juta untuk pembayaran kontraktor akan anda bebankan dalam pencairan KPR, artinya modal anda 0 rupiah!!! Ehmm yang ini sedikit tidak masuk akal. Walau bagaimanapun, anda pasti akan keluar modal, tapi semangatnya adalah MODAL TIDAK HARUS BESAR!

Alur Kerja Mudah

Alur kerja ini bisa dipahami jika anda mengetahui siapa stake holder anda. Anda akan berhubungan dengan pemilik tanah, kontraktor, konsumen, rekanan bank, dan birokrasi. Sebagian besar sebenarnya sudah terbaca dari tulisan-tulisan di atas. Saya singkat sebagai berikut :

Pemilik tanah – Pemasaran – Kontraktor — Perbankan

Dengan pemilik tanah, anda musti mempersiapkan perjanjian perikatan jual beli (notaril bila diperlukan). Ini adalah langkah awal. Langkah kedua adalah memasarkan produk anda. Anda bisa memasarkan dengan brosur, iklan di media massa atau mailing list. Jika terjadi kesepakatan dengan pembeli, anda musti mempersiapkan perjanjian perikatan dengan pembeli / konsumen.

Rangkaian pemasaran selain perjanjian dengan konsumen adalah penagihan uang muka, persetujuan desain rumah dan proses persyaratan KPR (kredit pemilikan rumah) di bank.

Apabila sudah terpenuhi, maka anda musti mengundang kontraktor yang akan membangun. Perjanjian dengan kontraktor juga musti dibuat. Biasanya termaktub di dalamnya adalah gambar kerja, spesifikasi bangunan, harga kontrak pembangunan, cara pembayaran, jangka waktu pembangunan dan target pembangunan.

Setelah rumah selesai 100%, anda bisa memproses pencairan KPR di bank. Di sinilah anda musti mempersiapkan legalitas dengan konsumen, legalitas rumah yakni dengan proses jual beli di notaris, berikut juga IMB.

State Mission, Fokus dan Kerja Cerdas

State mission sebenarnya adalah kalimat yang menggugah pertama kali yakni Think Big. Berpikir besar! Tujuan anda tentunya tidak hanya berhenti dengan menjual 1 rumah saja bukan. Hanya dengan menjual 1 unit rumah SAJA belum tentu akan membuat anda bisa mapan.

Jadi tetapkan tujuan anda, misalnya tujuan anda adalah mendapatkan pasive income dari properti. Sungguh, bukan hal mustahil. Dengan keuntungan 1 unit rumah, anda sudah bisa membeli 1 aset rumah kelas RSS dan anda bisa mendapatkan passive income dengan menyewakan rumah tersebut.

Atau tujuan anda misalnya menjadi developer perumahan terbesar di kota anda. Maka jadikanlah bisnis kecil anda ini adalah kurva belajar menuju sesuatu yang anda cita-citakan.

Atau anda ingin mendapatkan passive income dengan mengikuti bisnis properti berjaringan. Anda tinggal taruh keuntungan anda tersebut dalam bisnis properti berjaringan, sembari terlibat dalam operasional yang tentunya akan meningkatkan kemampuan anda berbisnis properti. Tujuan ini juga tidak mustahil.

Artinya anda memang harus fokus dan bekerja cerdas agar state mission yang sudah anda cita-citakan sejak awal akan terwujud.

Demikian sekelumit ilmu yang ingin saya sampaikan kepada semua. Tentu ini tulisan ini sangat terbatas, namun saya bersedia untuk berdiskusi panjang di YM : aryodiponegoro. Jika anda memang benar-benar berminat, silahkan bergabung dengan milist YukBisnisProperti@yahoogroups.com dengan mengirimkan email kosong ke YukBisnisProperti-subscribe@yahoogroups.com atau klik link berikut FeedBurner untuk mendapatkan RSS Feed dari blog ini.

Selamat, anda telah menjadi pengusaha properti! Salam!

About these ads

140 thoughts on “Belajar Bisnis Properti! Yuk!

  1. Wow… great!! Salam kenal Pak
    Pak Aryo thanks a lot tips ini…
    terus terang saya sedang cari artikel seperti ini…
    Saya juga sedang memulai bisnis properti kecil-kecilan , tapi ya itu sedikit terhambat dengan modal dan birokrasi…
    tapi memang potensi yang ada sangat besar, impian saya sih maunya akan jadi bisnis kedepannya tanpa harus jadi karyawan lagi…
    Tp belum cukup keberanian saya untuk benar 2 terjun 100 % ..
    Keep blogging Pak … aku tunggu artikel selanjutnya..
    Btw aku juga alumni D3 Ekonomi UGM masuk th 2002 ^__^ ga ketemu yaa kita..


    @ kartika
    ayo… tetap semangat!
    aku angkatan 97… 2002 udah di jakarta

  2. mantap euy
    jangan berhenti menulis yah mas
    saya belajar banyak di blog ini
    thanx a lot


    @ taufan
    sama-sama jangan berhenti menulis mas…

  3. Saya juga kerja sambilan sebagai penjual properti Bakrieland Development, yaitu RASUNA EPICENTRUM. Selain itu saya juga kerja sebagai Kontraktor CV. Fieco…!!? Semoga suatu saat nanti kita bisa bekerja sama. Thank You :)

    @ Alexander Moningko
    semoga bertemu di lain kesempatan mas

  4. Mas aryo artikelnya bagus nih..,
    aku langsung take action, tp baru satu unit untuk daerah sulawesi selatan.

    makasih mas infonya.., mudah2an bisa sharing terus ilmunya .. :-)

    @ ilham
    semoga sukses
    kabar kabari ya

  5. luar biasa mas…. baru nyadar begitu ya bisnis properti pantesan banyak cluster-cluster baru sekarang…. cuma sekarang masih…. belum jenuh ya… penjualan properti..tks


    @ bowo
    justru kalo sekarang belum bisa jual, besok2 harganya tambah naik lagi om…

  6. Pingback: Belajar Jadi Developer Properti! Yuk! « YuSaKsunaryanto- “Sekedar Info”

  7. kalo untuk bangun rumah gak perlu modal bisa pake kredit KMK -Kotraktor Produk dari BTN mas.Bunga cuma 13 % dipotong kalo rumah sdh real dgn jaminan asset tanah tersebut.
    Ada koreksi untuk lahan di bawah 1 Ha tdk perlu ijin Lokasi dan fatwa bukan 4 unit.
    SI juga beresiko mas kalau rmh tidak bisa realisasi kreditnya kasihan kontraktornya.
    Jangan lupa juga untuk pengurusan sertifikasi waktunya lama paling cepat 4 bulan.
    Kpr bisa keluar kalo sertifikat sdh terbit.
    maaf kalau ini kritik karena saya juga berkecimpung langsung diproperty juga thanks.

    ade_1872@yahoo.com.

    @ ade
    makasih banget bung ade. semua yang disampaikan bung ade di atas tidak salah.
    hanya saja untuk ijin lokasi dan fatwa, masing-masing daerah berbeda bung. sudah saya sampaikan dalam tulisan di atas. faktanya adalah di jogja, jika lebih dari 4 kapling, ijin tersebut perlu di urus bung. dan di cirebon, tanah kurang dari 1ha, juga musti pake ijin. maaf kalau saya salah

    kedua. Saya sepakat dengan anda. KMK atau kredit modal kerja seperti kredit konstruksi dari BTN itu juga bisa bung. lebih hebat lagi kalo kita pake KPR inden sehingga beban bunga akan muncul di konsumen, bukan di developer. Hal ini bukannya saya tidak paham atau tidak tau. Untuk skala bisnis besar, ya saya melakukan keduanya. Namun, bicara Belajar Bisnis Properti, yang hanya saya contohkan 1 unit rumah saja seperti tulisan di atas, bicara kredit konstruksi saya kira terlalu jauh bung. Niat saya adalah memacu semangat kawan-kawan yang mau terjun ke properti. Ibarat masih SD, dapet soal SMP, ya pusing lah. Tapi next saya pasti bahas tentang kredit konstruksi.

    ketiga. SI beresiko jika rumah tidak bisa dikreditkan. ini tergantung alur kerjanya bung. saya tidak paham dengan alur kerja bung ade. TETAPI di tempat saya, KEPASTIAN KONSUMEN UNTUK MENDAPATKAN KREDIT DARI BANK, itu HARUS SUDAH BISA DIPASTIKAN MAKSIMAL 1 BULAN sejak PEMBAYARAN PERTAMA. Maaf saya terpaksa tulis dengan huruf besar. Jadi alur kerja saya, saya balik dari KPR diproses setelah rumah jadi, menjadi KPR diproses sebelum rumah jadi. Jadi TIDAK ADA SI YANG BERMASALAH!

    keempat. Saya sepakat dengan Anda bahwa sertifikat bisa sampai dengan 4 bulan. namun ini tidak menjadi masalah besar, karena ada notaris di belakang kita yang bisa membuat covernote atas proses2 sertifikasi.

    terima kasih bung Ade. saya senang dengan kritikan Anda. ayo, mari berbagi tentang properti. saya hanya sekedar buih di lautan, kalau ada bung Ade, kita bisa jadi ombaknya.

  8. Waw,artikelnya bagus dech….bs menambah wawasan saya…
    Semoga tambah sukses.

    @bangun rumah
    saya sempet mampir ke blog bangun rumah. nice blog… sukses selalu
    blognya saya add di blogroll saya ya

  9. apapun bisnisnya silahkan,,,
    yang sangat penting dari tulisan Om Aryo bagi saya :

    Think Big, Start Small, Act Now

    lam kenal,,,,
    Yusuf M ( yang lagi pengen action )

    @ om yusuf
    apapun bisnisnya…
    fokus ya om…

  10. Menarik sekali yg dipaparkan mas Aryo. Bisnis property memang kelihatan simple & sederhana tapi dalam pelaksanaannya tidak semudah yg mas Aryo tulis, apalagi dgn modal Rp. 0 perlu sedikit keberuntungan. Kebetulan saya juga berkecimpung di bisnis property (kecil2an) atau mungkin saya memang tidak seberuntung mas Aryo kali yah hehe…

    1. Mudah untuk mencari tanah yang dapat dikerjasamakan, atau dengan pembayaran bertahap. Tapi sulit untuk mendapatkan pemilik tanah yang mau menandatangani akta jual beli sebelum pembayaran lunas. Paling tidak pemilik tanah harus mau menandatangani perjanjian notaris. Karena sertifikat asli harus diserahkan pada bank saat mengajukan KPR.

    2. Untuk kredit KMK diperlukan track record pribadi atau perusahaan yang bagus. Syukur2 kalau kita punya track record yg bagus dimata bank atau minimal punya jaminan yg bisa diagunkan.

    3. Tidak mudah mencari pembeli yang mau membayar uang muka dari rumah yang belum ada. Setidaknya harus ada rumah contoh dulu. Apalagi jika kita pemain baru yang belum dikenal.

    4. Betul sekali proses pengajuan KPR harus dimulai terlebih dahulu, jika disetujui ini menjadi pegangan bagi kontraktor dalam membangun rumah. Karena skrg tidak mudah mencari kontraktor yg mau membangun rumah tanpa DP/termin apalagi jika kita perusahaan baru yg belum dikenal. Sedangkan KPR baru cair setelah bangunan jadi. Maaf saya belum tahu ada program KPR indend, bisa dijelaskan lagi mas tentang KPR indend?

    5. Untuk kavling yang lebih dari satu perlu dipertimbangkan juga biaya & waktu splitsing tanahnya, tanyakan peraturan splitsing tanah di BPN setempat karena peraturannya berbeda2. Sebagai contoh ada peraturan yang melarang splitsing tanah pribadi (bukan atas nama perusahaan) ke beberapa kavling atas nama orang lain (bukan anggota keluarga) dalam sekali proses, jadi proses splitsing harus dilakukan beberapa kali tentu prosesnya jadi lebih lama dan biaya membengkak.

    Itulah kendala2 yg pernah sy alami… mudah2an menjadi masukan bagi yg ingin berkecimpung juga di bisnis property. Mohon masukan & tipsnya ya mas Aryo. Trims.

    @ mas arpan
    terima kasih telah merespon. yup, tidak ada praktek semudah teori. yakin, pasti menemui kendala2. dalam tulisan sayapun, saya mencoba untuk tidak bermain terlalu spesifik.
    saya coba menjawab satu per satu ya.

    1. oh ya itu pasti. jika tanah belum terbeli semua, tidak mungkin akan ada akta jual beli. saya coba telusuri balik tulisan saya, tidak ada yang mengatakan kalau harus ada akta jual beli. maaf kalau terpaksa tulisannya saya singkat. menjadi “Singkat cerita, anda sudah “memiliki” kapling siap bangun.”. Ini masukkan bagi pembaca yang lain. Terima kasih mas arpan.

    2. bicara KMK, dalam tulisan di atas, sepertinya tidak saya tulis. karena KMK itu mainannya developer yang sudah mapan, itulah sebabnya KMK tidak saya masukkan. saya mengomentari komentar bung ade saja.

    3. yup, memang tidak mudah mas. semakin banyak ditolak, artinya usaha kita semakin keras. tapi pasti ada mas.

    4. kpr inden, pencairan kpr bertahap sesuai dengan progres bangunan. misal bangunan 0%, pencairan 20%, bangunan 50%, pencairan 60%. dst. ini misal ya mas. tergantung dari penilaian bank. bicara kpr inden, ini juga tidak mudah mas. seperti halnya dengan KMK. ini juga mainan developer mapan. lebih terangnya, mas arpan bisa bicara dengan pihak perbankan.

    5. well, bicara splitsing, mustinya nasional ya. karena BPN itu bentukan pemerintah pusat. masukan buat saya juga ini mas. terima kasih. biasanya yang berbeda hanya masalah biayanya saja. kadang juga terdapat kebijakan atas kepala kantornya. logika splitsingnya sih seharusnya sama saja antara split bersamaan atau tidak.

    semoga berkenan!

  11. Trims mas Aryo atas jawabannya. Sy hanya melengkapi saja. Keep blogging, artikelnya bagus2, ditunggu info selanjutnya. Sukses selalu.

  12. Salam kenal mas aryo.Kebetulan saya sangat berminat terjun di property. walaupun smp skrg msh belum mulai.Saya tunggu trik2 nya yang lain mas.oh, ya mas bole konsultasi ga ttg property ga? btw saya jg dl D3 akt UGM 97 lho. tapi cm setahun trus pindah ke S1 akt reguler. Sukses selalu mas….

    @ vidia
    ayo mari
    satu almamater nih

  13. Selamat siang mas ario. Mas saya ini termotivasi banget untuk bisa memulai bisnis properti. tapi mas ini masih bingung sekali tentang konsep bisnis properti. bagaimana alurnya, lalu kita dapet duitnya darimana. terus bagaimana alur di bank, notaris, dengan pembeli, dengan pemilik awal properti itu. mas tolong berkenan untuk bisa menjelaskanya…………. terimkasih banget mas

    @agus fahrudin
    pelan2 ya mas

  14. bos, kalo berteori gauampang buanget…pelaksanaan tdk semudah itu. banyak kontraktor yg kerja asal2an tdk sesuai dengan spek. nembusi bank gak sudah itu…

    @gondes
    be positive bos
    tinggal pinter2an sama kontraktornya mas

  15. Sebelumnya Salam kenal mas Aryo… Saya Sangat tertarik dengan artikel anda. Memang betul teori tidak semudah Prakteknya tapi menurut saya klo kita sudah menguasai teorinya maka prakteknya akan bisa diusahakan dengan semestinya. Bicara masalah teori saya punya seabrek pertanyaan, maklumlah saya bisa dikatakan masih pemula dalam bisnis property tapi sudah harus menangani permasalahan yang cukup berat…

    sekilas latar belakangnya:

    Sekarang ini saya sedang melanjutkan pembangunan perumahan yang sudah ada sebelumnya yang sempat vakum selama 2 tahun karena sang direktur Utamanya kabur entah kemana dengan meninggalkan banyak permasalahan!! Luas lokasi sekitar 4,5 Hektar yang baru terjual hanya 35 Unit dan masih ada sekitar 166 unit lagi, klo untuk konsumen tidak ada masalah (masih banyak yang mau beli). Yang menjadi pegangan saya saat ini adalah hak tanah masih atas nama orang tua saya, dalam legalitas perusahaan orang tua saya sebagai komisaris utama, Segala izin masih ada tapi belum diperpanjang. Yang ingin saya tanyakan:

    1. Saya ingin mengganti perusahaan kerena perusahaan yang lama namanya sudah tercoreng dan di mata bank sudah tidak bisa untuk bekerja sama lagi. Apakah itu bisa dilakukan, dan langkah apa yang harus saya tempuh untuk melaksanakannya?

    2. Seiring digantinya perusahaan tentunya segala izin harus dibalik namakan (take-over) dan saya harus memulainya dari mana?

    3. Untuk membangun perumahan surat-surat atau izin-izin apa yang harus ada? Dan pengurusannya dimana saja dilakukan?

    Untuk sementara hanya itu yang bisa saya utarakan, saya sangat mengharapkan komentar dan masukan yang lebih baik khususnya dari mas Aryo. Atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih yang sebesarnya.

    @ Thom
    saya sepakat, teori memang tidak semudah prakteknya. dan dalam dunia properti, sering kali praktek di suatu daerah bisa sangat berbeda dengan daerah lain. btw, cukup besar juga lahan Anda ya? cukup berani untuk seorang pemula.

    1. perusahaan tercoreng di mata bank itu karena apa ya ? mungkin ini perlu diperjelas. jika memang sudah tidak bisa dipaksakan lagi ya baiknya diganti saja. hanya saja mengganti perusahaan efeknya juga akan sangat besar. misalnya Anda musti mengurus perijinan dari awal, legaliltas usaha, dll.

    atau jika memang yang bermasalah adalah orang yang ada dalam perusahaan (misal si direktur), ganti pengurusnya saja. ini jalan yang lebih mudah dan murah.

    untuk kasus pertama, musti agak detail. maaf jika tidak banyak membantu. bisa email saya ke aryodiponegoro@yahoo.com

    2. Anda ada di kota mana ? setiap daerah memiliki karakter perijinan yang berbeda-beda. bisa Anda mulai dari Bappeda, atau Kimpraswil atau BPN setempat. Jika daerah Anda memiliki Dinas Satu Atap, bisa langsung ke sana. Prinsipnya sih, pegang 1 orang di dinas tersebut untuk memperlancar pengurusan Anda.

    3. perijinan tiap daerah memiliki karakte yang beda2. tapi coba saya jelaskan prinsip pokoknya. perijinan untuk perumahan untuk awalnya Anda musti memperoleh Fatwa Lahan (bahasanya bisa beda2 di tiap daerah), prinsipnya adalah keputusan walikota atau bupati tentang apa-apa saja yang harus Anda penuhi sebelum proyek dimulai.

    kemudian berdasarkan fatwa lahan, Anda musti mengurus perijnan lainnya seperti ijin siteplan, ijin pemanfaatan lahan, ijin tanah makam (Anda musti menyediakan tanah makam sebesar 2 – 4% dari total lahan), ijin mendirikan bangunan, ijin lokasi. yang saya sebutkan, biasanya tertera dalam fatwa lahan. sekali lagi, musti anda cek di daerah setempat.

    saran saya, tanyakan saja ke BPN setempat, untuk start awalnya.

    semoga membantu..

  16. tidak sangka, untuk menjadi pengusaha properti, tidak perlu modal besar. Tapi bagaimana kalau property yang dibangun tidak ada yang beli?

    @ investasi property
    pertanyaan Anda memancing bos… hehehe
    saya yakin Anda bisa menjawab sendiri…

    makasih ya bos, sudah mampir…

  17. terimakasih banyak mas Aryo tentang masukannya…
    saya sangat hargai respon anda, mudahan bisa saya terapkan.
    ntar klo mau nanya yang lebih rinci boleh langsung ke emailnya ya mas?

    @thom
    silahkan mas

  18. Thank mas Aryo,
    ha…ha…ha, akhirnya saya dapat tempat untuk curhat (ikutan sharing ya), memang benar apa yang diceritakan mas aryo dan saya sudah mempraktekannya. saya adalah seorang manager profesional di sebuah perusahaan skala nasional tp saya punya pengalaman berbinis tanpa modal. tahun 2004 sebelum terjun ke dunia bisnis saya selalu berpikir harus memiliki modal baru berbisnis, tapi hal itu tidak lagi. awalnya dengan sebuah mesin fax (seharga rp 850) di akhir tahun 2005 saya buat semacam proposal perkenalan ke beberapa perusahaan, dan ternyata mendapat tanggapan yang beragam hingga panggilan tender. padahal saya sama sekali tdk punya modal kecuali tekad yang kuat serta “sok tau” walaupun sedikit tau. akhirnya ………….di awal 2006 saya mendapat tender 400jt (gile bro, pake modal apa ya?) ya modal dari project itu kebetulan projectnya konstruksi seperti yang di tulis mas aryo di atas yang dibayar secara progressif (30% DP, 40% , 25%, 5% retensi) dengan modal DP 30% saya belikan material dengan harga 2/3 dari DP dan sisanya pake untuk operational tenaga kerja.
    akhir tahun 2007 saya mencoba memiliki sebuah properti dengan modal 30jt dan saya KPR kan dan tahu gak dari modal itu sdh menghasil 210jt spektakuler !!!(hanya dalam waktu 9 bulan).
    ya begitulah mudah2an dengan sharing ini akan menambah wawasan dan membuka cakrawala yang paling penting dalam berbisnis harus memiliki tekad yang kuat dan kemauan serta tidak mengenal putus asa dan yang paling penting lagi yakin kepada Tuhan yang akan membuka jalan itu saja…..

    Salam

    @ mas dengkul
    salam juga mas
    salut dengan prestasi Anda.
    terima kasih sudah dipercaya jadi tempat curhat.

  19. woowww…salut ma tulisane mas aryo…..jd semangat jualan propertyne, tks mas

    @ rachmat
    sama-sama…saya juga semangat kl banyak komentar…

  20. excellent. sy sdh lama mau bisnis properti tp g tau gmana carax, artikel bapak sangat membuka cakrawala berpikir sy.
    salam

    @ neng lia
    prinsipnya berbagi info aja neng

  21. Salam kenal mas Aryo…
    Mas saya mau nanya2 kalo boleh hehehe….
    Mas saya punya sedikit tanah sekitar -+ luasnya 300m2 di daerah jalan bantul Yogyakarta masih
    termasuk dalam Wilayah Kota Yogyakarta… Saya ingin mencoba peruntungan di bisnis ini… Tanah
    milik saya tersebut belum ada bangunannya. Nah tadi sekilas saya baca di atas dalam artikelnya
    mas Aryo/tanya jawab, kayaknya bisa dimulai dengan dibawah 4 rumah ya mas hehehe…
    Yang saya ingin tanyakan :
    1.Apa saja ijin yg diperlukan dan kira2 berapa besarnya biaya yang diperlukan utk pengurusan ijin2
    itu (khususnya di jogja)?
    2. Bagaimana saya bisa menghitung modal yg hrs saya keluarkan untuk membangun rumah
    diatasnya? kalo 300m bisa dibuat tipe berapa yah mas bagusnya? cukup ndak yah mas kalo
    dibuat 2 rumah dgn splitsing tanah jadi 2 bagian.
    3 Bisa tidak yah mas kalo 1 rumah di KPR kan dan bgmn sayarat serta cara2nya secara garis
    besarnya…
    4. Mas Aryo punya usaha properti jg di jogja ya mas? bisa saya tau mas PT nya…biasanya
    mas pake Notaris siapa kalo di Jogja buat pengurusan ijin2 dan urusan2 lainnyha?

    Terima kasih sebelumnya buat Mas Aryo.
    Mohon maaf jika ada pertanyaan yang gak berkenan.

    Raihan

    1. itu cukup IMB saja mas…. anggarkan saja 1,5jt/kapling.
    2. sebagian arsitek menganut prinsip 50:50. maksudnya tanah 300m2 idealnya maksimal dibangun seluas 150m2 (dgn 1 lantai). kalau 150m2, maksimalnya 75m2.
    modal tanah kan sudah ada. jadi tidak perlu dana untuk membeli tanah. modal bangunan bisa dari konsumen sebesar 30% dari harga jual (uang muka). tinggal hitung saja dana untuk promosi, operasional sampai dengan 3 bulan dan sebagian dana untuk bangunan.
    3. sangat bisa. syarat dari penjual ada sertifikatnya, ada IMBnya, ada bangunannya… syarat dari pembeli seperti KTP, surat nikah, KK, slip gaji, surat keterangan gaji, rekening tabungan dll.
    4. saya ndak punya usaha properti di jogja. tapi berhomebase di jogja. kl di bantul saya sarankan notaris Enarwanto.. jl. wonosari… sebelum musem wayang kayon…

    makasih juga mas…

  22. Mas Aryo, postingannya bagus-bagus dan menarik. Terima kasih. saya barusan nemu situs ini. Saya sebenarnya udah iseng2 bisnis properti ini beberapa tahun lalu, tapi dengan jual belinya (bukan jadi developer). Nah… sekrang ini lagi mulai bisnis ini dengan menjadi developernya. Lagi cari-cari investor juga, barang kali ada yang bisa bekerjasama, bersama (www.kingproperti.com)

    Nulis terus mas…

    Thank u. mas..

    @ safak muhammad
    blog anda bagus juga mas… saya sempatkan berkunjung dan meninggalkan pesan…
    ayo mas… bareng2 dikerjain
    mumpung masih muda… masih kuat larinya…

  23. Terima kasih mas… kayaknya orang indonesia ini harus banyak belajar properti mas, biar bisnis ini tidak hanya dikuasi oleh orang-orang tertentu dan sebagian kecil saja. padahal penduduk indo sangat besar sekali dan potensi bisnis sangat-sangat besar…. lagi pula bisnis ini bisa kok dengan modal minim bahkan tanpa modal…

    @ safak muhammad
    ayo mas.. sama2 mendorong untuk membangun bangsa dengan properti

  24. Kalau ada reken2 ada yang mau bisnis property saya ajak kerjasama. fasilitasnya sudah saya siapkan bisa lihat di http://www.caloproperty.com

    Kita tidak perlu ruangan cukup hape aja, langkah awal cari data yang mau jual dan kita pasarkan bersama.

    Trims

    @ lucky kusuma
    mbakul…
    silahkan…

  25. thanks atas artikelnya mas aryo..saya arsitek, tapi sekarang masih kerja di PT orang lain, rencana kedepannya saya mau gabung dibisnis properti setelah bosan di PT..lahan saya sudah ada yang terkumpul dalam 1 tempat ada kira2 5 ha( ini yang insyaallah akan saya garap pertama), dan sisa yang lainnya lumayan ada (15 ha lagi)…tapi saya masih ragu dengan modal dan birokrasi..makanya sekarang lagi penjajakan..sistem modal dan birokrasinya..

    @ mayes
    lokasi dimana?

  26. Salam kenal mas, trim infonya,,saya baru bergerak di bidang borong ternit dan gypsum..mau berlanjut ke kavling rumah..mohon bimbingannya.
    Saya umur 31 tinggal di jogja demakijo,,

  27. Assalamualaikum,
    saya tertarik membaca tulisan2 mas. Saya tertarik dengan bisnis property, karena harga cenderung naik.
    Saya mulai kecil2an membeli rumah type 70 yang telah saya renovasi menjadi seluas 100m2 diatas tanah 230m2 segala biaya saya peroleh dari kredit di bank. Saat ini rumah sudah saya sewakan kpd orang lain.(oh iya sertifikat tanah tersebut tidak dalam posisi dijaminkan ke bank)
    Kira2 apa yang bisa saya lakukan untuk mendalamai lebih jauh dunia bisnis property?

    @ rachma
    bergantung bisnis properti seperti apa yang anda inginkan?

  28. wah….kang…setelah saya baca2 memeng mak nyosss….kapan2 nek eneng wektu aku dibimbing kang hahahaha…aku tertarik tenan kie….atau kita bikin PT kah heheheh… keep sukses pak

    hayukkk

  29. wa…seneng banget aku nemuin situs ini mas…!
    hehe…
    nama kita mirip pula…:) tapi aku cewek..
    dan tertarik banget dengan bisnis properti…:) baca2 tulisan anak2 dulu de…buat pemanasan…:)

    hehehe… siiipp

  30. wah memacu semangat sekali…. jadi pengen terjun sendiri ke dunia property tanpa harus menjadi buntut perusahaan yang sudah ada.. ayooo kita ber entepreneur hehe….

    salam
    adjie

    yuuuukkk

  31. Pingback: Bisnis Properti, Menggiurkan!!!

  32. salam kenal mas aryo… tulisannya bagus banget, saya menjadi terinspirasi setelah membaca tulisan mas aryo,, saya mau nanya nih.. saya punya tanah 300m tapi cuma sk.camat, rencananya sih mau buat 2 rumah.. bisa nggak ya di KPR kan..? trus apa sarana jalan berpengaruh ke lokasi tanah, soalnya hanya muat jalan 1 mobil. tolong masukannya ya mas… semoga mas aryo sehat selalu agar trus dapat membagi ilmunya… terima kasih sebelumnya…..

    terima kasih atas doanya…
    ajak temen bank, bisa gak kira2 membiayai KPR di lokasi tsb
    harus disertifikatkan…

  33. Mas aryo..
    artikel anda,sangat membangun kami sebagai kaum muda untuk bepikir jauh dan mandiri.
    saya ingin menayakan.
    apakah mungkin ank berumu 19th seperti saya, dpt berbisnis properti?
    bgaimana pndpat anda?
    apakah langkah awal yg harus saya lakukan..?

    sukses mas aryo.

    Ya mungkin
    bisnis properti itu kan luas
    jika tidak ada modal, kan bisa gerilya….
    jadi makelar dulu juga bisa…
    TAK ADA YANG TAK MUNGKIN

  34. Salam Mas Aryo. Saya tertarik sekali dengan artikel Mas Aryo. Dan Saat ini saya ingin memulai bisnis property.

    Saya ada beberapa pertanyaan Pada Mas Aryo.
    1. Saya ingin belajar bisnis property sebagai developer dengan learning by doing. yang artinya saya menjalankan bisnis sambil juga dibimbing oleh yang sudah ahli. Pertanyaanya dimana saya bisa menemui developer berpengalaman yang mau berbagi ilmu dan ikut menjalankan suatu proyek bersama?

    2. Saya tinggal di Depok, Jawa Barat. Kalau tidak keberatan, Apakah saya bisa mengikuti Mas Aryo dalam menjalankan proyek Mas Aryo? yang penting saya bisa learning by doing,

    Oh Ya kita sama-sama alumni UGM, tapi kalau saya dari Kedokterannya..

    Mohon jawaban dari Mas Aryo.
    Trimakasih

    ayo mas hengki
    barengan saya aja
    saya di jateng… silahkan pilih, tegal, purwokerto atau pekalongan… hehehe

  35. Mas aryo saya baru gabung nie abis baru tau artikel mas hr ini nyesel jg sih knp ga kmrn2,oya mas saya pgn baget belajar lebih jauh tentang bisnis ini dari mas kira2 mas punya audiobooknya gak biar sy bisa termotivasi dari mas langsung karena dgar suaranya karena dari bnyk yg sy sdh baca masih kurng mohon bantuannya makasih

    bagus juga ide audio book
    sayangnya belum ada euy

  36. Mas, nanya lagi…

    saya mau coba kembangin kavling tunggal. Dalam urutan kerja, IMB diurus di awal dan untuk pengajuan IMB kan harus ajukan desain.

    1.Apakah promosi harus tunggu IMB keluar? Pengalaman saya waktu urus IMB kemarin (Sleman), molor sampai 3 bulanan dan itupun setelah klien ngotot bantu saya untuk urusin IMB (dengan seragam instansinya pula shg kimpraswil agak keder).

    2. Misalnya, ternyata setelah kita lauching/promosi, ternyata desain kurang mengena ke segmen yang kita bidik. Kira2 untuk mengatasi kasus seperti ini gimana mas, mengingat waktu dan biaya dalam pengurusan IMB tidak sebentar dan murah?

    Nuwun atas jawabannya, mas

    1. nekad aja promo mas
    2. kalo kaplingan, desain dibebaskan aja. jangan mengikat

  37. salam kenal mas Aryo,
    saya ada rencana cari kredit untuk beli tanah 1 kavling ( 1,5 are ) sekalian untuk membangun rumah dan saya jual. HArga tanah Rp. 150jt/are dan rencana saya bangun rumah tipe 100 m2. Mas Aryo bisa beri tips atau masukan agar semuanya itu bisa berjalan? Trims sebelumnya.

    lokasi dimana?
    kerjasama yuk

  38. Pak aryo kami 3 bersaudara punya tanah warisan 3500m2, tadinya mau kami jual pernah kakak saya bilang klo di buat bisnis properti bagaimana, berhubung kami tidak tau seluk beluk bisnis ini dan juga tidak ada yang mau beli sekaligus tanah itu ahirnya sampai sekarang tanah itu belum berguna. bagaimana memulai bisnis properti ini karna kami tidak punya sama sekali modal dan pengetahuan tentang bisnis ini, mohon pencerahannya dari Pak Aryo

    posisi dimana? siapa tau saya mau terjun langsung…

  39. mas Aryo, artikelnya bagus sekali, sangat mengispirasi, sayang saya sudah (agak)tua ..he..he..(lhr th60), energinya sudah berkurang jauh.
    Dulu saya banyak beli property,karena kata orang harga property selalu naik. Tapi beberapa tahun nyimpen, ternyata waktu menjual kesulitan, harganya nggak beda jauh, waktu jual juga lama, rata2 lebih dari setahun. Jadi kalau mau diputar utk bisnis agak seret. Saya mau menanyakan bgmn teknik promosi yang cespleng.
    Saya masih ada property yg mau saya jual di Malang(LT/LB 549/200). Pinginnya ya buat modal bisnis property juga.
    Mohon advisnya.
    Terimakasih.

    kalau beli banyak properti, tentunya stoknya juga banyak dong pak? hehehe
    kalau cuma satu yang gak bisa dijual… ya harap maklum lah… xixixi…. bercanda boss…

    promosi itu ndak ada yang hebat bos… hanya masalah kontinuitas menyampaikan pesan ke pasar
    seberapa kontinyu kah promonya ?

  40. salam pak ary…saya hendri dr medan…mnt tlng jelasin step by step untuk jd depelover pak…saya seorang tamatan teknik sipil…bekerja sbgi site engneer di sebuah proyek property…tp saya tak tau kiat tuk jd developer pak…saya hanya tau ilmu konstuksinya saja…tlng ya pak aryo..bukunya ada gak dijual ya pak…

    belum ada buku yang khusus untuk menjadi developer….
    tunggu, bentar lagi ada yang mau terbitkan itu…. dari semarang… juga dari jogja…

  41. salam kenal pak aryo..senang sekali baca artikel propertynya,,saya mau
    Sharing sj..saat ini sy kesulitan utk cari lahan yg dikerjasamakan khusus-
    Nya di daerah jabotabek.rencananya. Mulai dr yg kecil2 sj dl..sy pernah
    Disarankan teman,utk takeover proyek2 prmhn yg sdg berjalan tp bermslh di bank
    (Debitor gagal)..apa mmg ada bank yg memiliki program spt itu pak aryo?
    Pertanyaan kedua,menurut pak aryo, mengingat tingkat suku bunga saat ini, sbg
    Kita calon developer,apa sdh tepat memulai proyek prmhn?
    Terima kasih sblmnya ,smoga smakin bertambah artikel2 lainnya.
    Salam sukses.

    pak coky
    proyek macet di bank… ada keuntungannya… karena harga lahannya bisa miring dan cara pembayaran yang mungkin lunak… kekurangannya jika proyek itu sempat macet… macet karena apa? semata2 modal atau memang lokasinya yang tidak bagus… kalau karena lokasinya ya jangan diambil bos….

    suku bunga… hmmmm… naik turun ya… kl mau masuk, masuk aja pak. jangan terlalu risaukan suku bunga… yang penting bagaimana meramu harga jual yang cukup diminati oleh konsumen…. misal sekarang naik… kita trus tunda untuk masuk pasar…. begitu suku bunga turun, kita masuk pasar… eee abis itu naik lagi… sama2 repot to…

  42. ALHAMDULILLAH, semua tulisan bapak semua sangat bermanfaat bagi kami, kami sangat membutuhkan dan kami bisa temukan, terimakasih pak Aryo,anda sudah bermanfaat bagi orang banyak, semoga ALLah membalas semuax untuk bapak dan keluargax,


    thanks a lot…

  43. Luaaar… biasa. thank’s mas aryo. akhirnya ketemu juga pencarianku selama ini. Lanjutkan..

    lebih cepat lebih baik…. hehehe

  44. mo tanya nih mas.
    1. apakah akses jalan sangat penting dlm bisnis property?
    saya punya tanah keluarga yang letaknya di pusat kota di bandung, namun akses jalan sedikit masuk dan di muka hanya cukup satu mobil saja (karena rumah depan nyerobot tanah ke tanah PU). seharusnya akses jalan bisa untuk dua mobil.
    apakah akan ada pengaruhnya pada penjualan nantinya ya mas?
    2. apakah syarat mutlak kita sebagai pebisnis property berhubungan dengan bank? karena dengan akses jalan yang seperti itu setelah saya tanya2 ke beberapa teman, bank biasanya tidak tertarik untuk membiayai..

    salam hangat!
    (hangat, soalnya saya baru selesai makan mie rebus nih :)

    mas (or mbak) hafsah…
    1. jalan akses yang cuma 1 jalur, kalau itu di bandung, saya kira tidak bermasalah…. karena demand-nya saya kira sangat tinggi untuk properti..
    2. bank bisa saja tetap mengucurkan KPR, tapi biasanya nilai KPR tidak besar…. contoh kasus, saya pernah mencoba membangun perumahan kecil2an di cirebon, karena akses jalan hanya 1 mobil, bank hanya mau membiayai 60%nya saja… lebih baik tanya ke bank… hehehe

  45. Slm kenal Pa Aryo, tanah keluarga saat ini ada peminat dg luas 6 ha. Cara pembayaran dg sistim termin dg dp 10%.
    1. Apakah jumlah Dp tsb layak pa ?
    2. Bgm kah spy posisi kita aman, sebab AJB nanti disimpan di notaris yg sy g knl.
    mohon bimbingannya. trims

    1. layak dan tidaknya tergantung keuntungan yang anda peroleh… ada tambahan penerimaan diluar harga pokok atau tidak ?
    2. kalau tidak merasa aman dengan notaris pembeli, gunakan notaris anda saja…

  46. wua,mas aryo dah jd guru banyak orang neh..
    mo konsul donk.. mana yg lebih baik,
    - beli tanah pekarangan 200m hrg 100jt dipusat kota dan sudah padat penduduk,
    - tanah sawah 200m hrga 75jt di pusat kota jg tp belum aspal.
    - ato tanah 480m hrg 100an tp agak jauh dari pusat kota(dekat dg 3 perum)

    saya seh baru pny uang 25jt,hehe
    + tanah sawah (proses pengeringan)warisan 100m
    pengen bgt bs jd developer.. yang membangun rumah2 hijau nan asri
    kasi saran donk,mulai darimana
    thanks ya mas aryo…

    yang menghasilkan untung paling besar dan aman.. itu yang dipilih

  47. hehe,saya tinggal di nggalek,kabupaten kecil. mayan banyak perum disini. kalo bwt kavling tunggal,contohin donk mas cara promosina… tengkyuuh………….

    intinya semua cara ditempuh… dari sebar spanduk, sampe sebar brosur, billboard, sign board… paling murah ya sebar brosur

  48. Semangat pagi mas aryo! Salam kenal!
    Sy seorang dosen entrepereneurship di sebuah PTS di bandung, luar biasa bahasa penyajian yang disuguhkan mas aryo, telah membuat byk org ‘terbangun’ termasuk sy. Sy lg bljr property jg, 2 bln yg lalu sy menerima tantangan mentor sy utk dpt passive income 100jt/bln dengan nilai asset 10M per tgl 3 november 2010 nanti. Dg ditambah ilmu jd developer mas aryo ini insya Alloh BISA!! Mhn do’nya mas. Salam Sukses!!


    wah sukses boss… mentornya siapa? Joe ya ? hehehe

  49. Selamat pagi, mas Aryo! Saya sering membaca web/tulisan anda, m’bangkitkan kembali semangat u/ bergelut di property, krn saya hobi mendesain rumah. Berulang kali saya sering membaca web tulisan anda. Orang tua saya memiliki tanah ukuran 160x32m, tapi tanah itu mau beliau jual seharga 1,3M. Posisi tanah itu sangat bagus, krn disekitar tanah itu sudah banyak perumahan. Seandainya saya kaya, saya beli tanah itu&bangun perumahan disitu. Saya udah tanya ke beberapa bank tentang prosedur kerjasama bank untuk perumahan. Rumit!!! Karena kita belum punya pengalaman&harus ada laporan pembukuan minimal 2tahun yang sudah menunjukkan laba bersih! Gimana, ada yang mo beli tanah itu!?!? Saya tunggu tulisan inspirasi anda. Terima kasih.

    tanah tidak perlu dibeli secara cash. bisa bertahap.
    untuk ke bank, yang anda butuhkan adalah partner yang sudah banyak dikenal perbankan dan memiliki sejarah perbankan yang baik alias tidak black list….
    lokasi dimana? kalau terjangkau dengan dari segi jarak, saya siap pasang badan di bank…

  50. posisi tanah itu ada di Samarinda. Harga bisa nego, diharapkan lihat tanah dulu baru nego, Saya sendiri saat ini ada di Surabaya, klo nggak ada halangan akhir bulan ini ato awal Januari 2010 saya ke Samarinda, tergantung dapat tiket pesawat/tidak.


    kejauhan kali ya…

  51. salam kenal mas aryo………….
    saya baru buka web panjenengan mggu lalu, kebetulan sy tertarik dibidang properti dan kebetulan jg sy seorang pemborong,sy jg usaha produksi paving, kecil-kecilan mas dan jg baru setengah tahun ini berkecimpung di dunia bangunan tp sy nggak mau cm berhenti disini…ini sy ada rencana untuk menjadi pengembang kecil-kecilan dan kebetulan sy sdh nego untuk mendapatkan tanah, yg pertama tanah seluas 1560 m2 dan lokasi ada di pare, dan msh ada tanah lg, , sy sdh survey lokasi, oia sy gabung dng teman sy yg sama-sama kontraktor, ..yg ingin sy tanyakan : sy sdh nego tanah tp sy msh blank masalah birokrasinya, apa saja yg hrs sy urus, disini sy ingin mengembangkan kavling siap bangun, bkn perumahan karena sy dengar untuk bikin perumahan harus urus ijin yg banyak sekali beda dng kavling siap bangun, benar begitu mas…dan sy nggak punya modal banyak, modal saya hanya koneksi dlm bidang bangunan…oia, bs minta no hp mas krn sy ingin konsultasi ke panjengan, oia bln pebruari awal sy nikah dibogor dan bgmnan sy bisa ikut coaching clinic…tlg balasan secepatnya krn sy ingin segera take action ……

    perijinan memang beda di masing2 daerah…
    tapi paling tidak Anda bisa menghubungi BPN, Bapeda, Kimpraswil
    syukur-syukur bisa ketemu notaris yang sudah paham di bidang perijinan.
    memudahkan Anda untuk memulainya…
    baca tulisan ini mas… http://aryodiponegoro.wordpress.com/2009/12/29/bisnis-developer-properti-so-how-to-start/

  52. lupa, no hp saya 081 248344894 / 081 934607946,,,, satu lg mas aryo, dr tanah seluas 1560 m2, sy ingin bikin site plannya …byk sekali yg ingin sy konsultasikan ke panjenengan secepatnya…

  53. Apa kabar Mas?bgmana bisnis property nya?mudah2an semakin berkibar ya…Mas, Sy ada pertanyaan, sy lg mau bangun prmhn di luar jawa 1.6 ha. status tanah yg saya beli SHM a/n pribadi. kebetulan pemilik lama msh keluarga juga..cm yg bersangkutan sdh wafat(blm sempat balik nama)..tapi surat waris maupun ahli waris/ kuasa waris, ada dan siap bantu menyelesaikan.pertanyaan saya:
    1. apakah diperlukan proses balik nama atas nama saya?, sedangkan ada yg sarankan tidak usah, supaya pajaknya tidak dua kali..apa betul mas?saran mas aryo?
    2. dan saya memiliki rencana ambil kredit konstruksi ke bank, apakah bank mau menerima dengan status tanah masih a/n orang lain?
    3.dalam hal urus perijinan apakah ada ketentuan, harus menggunakan PT atau boleh pribadi mas?
    4. Pertanyaan terakhir, berapa anggrn yg dibutuhkan dlm membuat site plan mas?apakah dihitung perproject atau m2? just info,rencananya dilokasi tsb ideal utk kelas perumahan dg hrg dibwh 150 JT an(54/1126)
    demikian pertanyaan saya mas,semoga mas aryo berkenan utk menjawabnya… sukses selalu utk bisnisnya mas…

    salam hormat
    Coky

    mas coky… salam antusias
    1. sertifikat musti turun waris dulu. ada berapa pewaris ? adakah yang berusia dibawah 21? .
    bila bisa tanpa AJB, memang pajak tidak perlu bayar 2 kali.
    2. tergantung “kenekatan” bankirnya boss… lebih baik ditanyakan langsung ke pihak bank.
    3. PT atau pribadi itu tergantung daerahnya… idealnya PT.
    4. bisa dua2nya…

  54. muantap kami suka banyak kali….. tulisanya mas Ariyo ,kami ada lahan di samarinda 40000m2 adakah yang mau untung sama-sama ……? no hp.saya 087810420678

  55. slm kenal pak saya febri trims atas kiat2 nya ternyata usaha property tidak terlalu rumit tpi sya punya pertanyaan jika saya mempunyai modal yg cukup dan saya ingin memulai bisnis property dlm skala besar, tpi saya awam mengenai bisnis property apakah hasil skhir yg sya dapat?? trims

    dibilang rumit ya rumit, dibilang mudah ya mudah… hehehe
    untuk memulai, lebih baik dari yang kecil2 dulu
    kl mau langsung besar, gandeng developer yang menurut Anda mumpuni…

  56. Dear Mas Aryo,

    Kalau untuk membangun rumah Rsh subsidi pihak mana saja yang hrs kita hubungi untuk mendapatkan fasilitas subsidi pemerintah? Maklum baru mau ‘pecah telor’ mas :)

    Big Thanks.

    Dear

    DJ

    REI boss

  57. dear mas aryo,

    saya baru lulus S1 mas, belum punya penghasilan tetap alias belum bekerja, dulu saya pernah iseng-isengan buat EO and pernah berhasil lumayan walaupun dikit. Namun sekarang saya pengen usaha (properti ato bukan ini gak tau juga saya hehe…) but saya gak punya tanah strategis buat usaha yang pengen saya geluti. ada beberapa alternatif usaha yang pengen saya geluti:
    1. perpustakaan anak-anak&pelajar kecil-kecilan dan sedikit komersil
    2. playground plus wisata penghijauan konsep kecil tapi berusaha menarik konsumen
    Kira-kira gimana yang semula seolah hanya angan-angan ini, namun dengan penuh kegigihan, belajar dan kerja keras mungkin bisa tercapai………….


    cari tanahnya

  58. Kenyataannya tidak semudah itu… Kalau Pak Aryo mengalami banyak kemudahan dalam menjalankan, belum tentu orang lain akan mengalami hal yang sama. Yang di jelaskan Pak Aryo itu teknis pelaksanaan bisnis nya saja, diatas kertas hal seperti itu sangat mungkin terjadi memang. Tapi bagaimana dengan KECEPATAN balik modal dan mendapatkan untung? Apa saja hambatannya? Bagaimana teknik marketing yang jitu? Seharusnya itu dijelaskan juga.

    Dalam berbisnis orang lebih suka untung lebih sedikit tapi dapatnya cepat. Membangun rumah jauh lebih gampang daripada menjual rumah. Menurut saya yang paling penting kita harus bisa mencari rekan kerja yang jujur dan berdedikasi serta memiliki misi yang sama. Baik itu kontraktor, supplier, pihak bank, atau siapapun yang terlibat dengan kita.

    Pengalaman saya, justru hal2 yang saya sebutkan tadi adalah penghambat terbesar dalam bisnis. Misalnya pemilik tanah yang tidak sabaran, pihak bank yang cuek karena masih developer kecil, pembeli yang tidak menepati janji karena berbagai alasan atau bahkan ditengah2 pembayaran dia bangkrut atau dipecat dari pekerjaannya, kontraktor yang tidak jujur, pihak perijinan yang janji2 terus, mandor dan tukang yang manja, tidak jujur, sembrono yang maunya di awasi terus dll dll. Banyak sekali.

    Belum lagi hambatan dari dalam diri kita sendiri, apakah kita membutakan diri mencari untung sebesar2nya atau ada idealisme yang kita bawa, nilai2 kepercayaan kita, nilai2 kejujuran dll. Hal ini sering menimbulkan perselisihan dalam batin kita. Percayalah hal itu akan terjadi, karena manusia bukan robot. Yang jelas, kita tidak mau kan mendapat uang yang bersifat ‘meragukan’ halal haramnya?

    Tapi apapun itu, secara teknis semua bisa diatasi.

    Yang jelas kalau mau berbisnis properti harus memiliki mental baja, dengan kata lain harus bisa tega sama orang lain, selain bersikap profesional. Percayalah, sifat dasar manusia, kalau ada kesempatan menipu kebanyakan dari mereka akan melakukannya.

    Jargon yang populer di dunia bisnis properti dan konstruksi adalah ” itu sudah biasa”. maksud saya,melakukan ketidak jujuran adalah sudah biasa. Apakah kita ingin membangun bisnis diatas nilai yang seperti itu?

    Ini just share loh dari pengalaman pribadi…

    Kalau ada yang mau share bisa lewat facebook saya di donywihartanto@yahoo.com

    THX


    aliran saya positive
    aliran saya semangat
    aliran saya simplicity

    maaf kalau tidak menjawab

  59. Salam kenal mas aryo…
    Saya tertarik sekali dengan property…dan baru belajar dikit2, beruntung saya bisa ketemu dengan mas aryo di website ini. Tapi sekarang ini masih bimbang mas ..mana yg harus saya dahulukan bisnis property atau nyari bisnis yang punya cashflow yg cepat, mengingat saat ini blm ada penghasilan tetap. Atas syaran mas aryo saya ucapkan terima kasih…
    Salam sukses selalu
    Zainuddin

    cari cash flow cepat bukan di bisnis developer
    bisnis developer itu capital gain…
    tapi ada beberapa cara untuk tetap mendapatkan cash flow dalam bisnis ini..

  60. say tertarik dengan kata2 bapak,saya baru mau menjalani bisnis marceting froperty.secara jujur untuk di bisnis saya masih baru,masuk perusahaan tapi saya udah menjalani bisnbis froperty udah lama.namun legal (calo/t)
    kalau bisa minta saran biar say bisa di mengerti penjelasan dengan clien.trims

    menjual properti ?
    inti konsepnya adalah diferensiasi…
    produk anda harus beda

    kemudian promosi
    bagaimana menarik konsumen untuk datang kelokasi Anda

    ketiga selling…
    nah perlu deal closer untuk hal2 seperti ini…

  61. Tanks banget tu mas tips nya.. rasa-rasanya jadi semangat lagi.. tadinya saya udah buntu pikiran karena banyaknya hutang aku.. hehehe.. setelah baca ini aku jadi termotivasi. aku punya tanah 1 ha udah sertifikat hak milik an. saya sendiri. lokasi gak begitu jauh dari bandara “juata” Tarakan kaltim.. siapa tau mas mau inves saya seneng banget, karena kalau saya sendiri selain gak punya modal juga gak pengalaman di bidang ini…
    saya tuggu mas kabar dari anda
    wasalam

    wah… dekat dengan rumah mertua saya tuh…
    untuk tarakan masih belum banyak perumahan kan
    berarti ada peluang tuh…
    konsep saya buying time strategy…
    konsep ini hanya saya bagikan di kelas training saya pak

  62. tulisan yang menarik, saya lagi hunting2 artikel ini makasih ya Pak, saya tinggal di Cirebon, saya minat banget di usaha property, karena gak ada literatur dan bahan yang mendukung, ada dana sedikit saya investasikan di bengkel&spare part, Alhamdulillah sudah mulai jalan, namun niat untuk property tetap besar. Saya ingin buka usaha property. Mohon advise nya (lahan ada yang nawarin sekitar 6000 meteran). Thanks ya Pak

    main ke kantor saya
    japri via ym ya..

  63. senang membaca blog mas aryo, jadi bisa sharing dan menambah wawasan didunia property, apa yang mas aryo paparkan dalam membangun bisnis property secara sederhana paling tidak mampu memberikan gambaran secara umum bagaimana bisnis properti dijalankan. saya hanya ingin menambahkan sedikit dari apa yang saya ketahui moga aja bisa bermanfaat bagi semua.
    saya ingin menyoroti dari sisi cost atau hpp nya …
    ada beberapa parameter yang diperhitungkan dalam tiap unit rumah yang dibangun, salah satunya seperti yang dijelaskan mas aryo adalah hpp dari rumah (seperti dicontohkan senilai 2.000.000/m2) diantaranya :

    1. HPP untuk Bangunan
    harga yang kita dapatkan dari penggunaan kontraktor

    2. HPP untuk Tanah
    meliputi biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan tanah, apakah itu dari sistem bagi hasil, atau dari pembebasan tanah dan sebagainya

    3. HPP untuk Perijinan
    meliputi :
    a. PBB
    b. IMB
    c. Pengukuran Rincikan
    d. Pelepasan Hak
    e. Warkah
    f. Permohonan Hak
    g. Pengambilan SHGB Induk
    h. Sertifikat
    j. Splitsing sertifikat (Pemecahan Sertifikat)
    k. Biaya akte jual beli + bea balik nama
    i. dan lain-lain yang berhubungan dengan biaya yang keluarkan berkaitan dengan pengurusan perijinan
    (disini hanya sebagai contoh aja ya.., tidak semua item diatas harus diperhitungkan tergantung perijinan apa aja yang diperlukan)

    4. HPP untuk PAJAK
    meliputi :
    a. PPh Final (karena kita disisi developer sebagai penjual
    sedangkan BPHTB dan PPN itu merupakan beban bagi customer
    b. PPh Konstruksi (kalo kita menggunakan jasa konstruksi)
    c. dll
    semua yang berhubungan dengan pajak deh pokoknya …

    4. HPP untuk Sarana dan Prasarana
    meliputi pekerjaan untuk:
    a. jalan
    b. saluran hujan (got U)
    c. jembatan
    d. jaringan listrik
    e. pohon pelindung & taman
    f. kanstin
    g. pagar benteng keliling
    h. untuk jaringan telepon
    h. dll (kalo ada yang bisa menambahkan tolong ditambahkan ya)

    5. HPP untuk Urugan
    semua biaya berhubungan dengan pengurugan tanah

    ya mungkin itu yang baru saya ketahui untuk parameter hpp yang perlu dihitungkan untuk tiap unit rumah yang kita jual, tolong dikoreksi ya mas aryo parameter apa lagi yaa yang perlu diperhitungkan.

    disamping biaya-biaya yang kita perhitungkan sebagai hpp, ya biaya operasional kantor dan biaya marketing
    ya ini sekelumit info yang saya ketahui moga-moga bisa membantu dalam membuat perencanaan RAB untuk bisnis properti yang digeluti, dengan mengetahui banyak detail-detail item biaya yang akan kita keluarkan akan dapat mengatur bisnis ini dengan baik.

    oh ya mas aryo tolong share masalah perencanaan cash flow untuk bisnis property ya.. gimana caranya kita bisa mengatur cash flow agar dalam proses pelaksanaan tidak sampai menghambat proses produksi rumah kita…
    ya saya masih baru di dunia property masih ikut ama orang, nah semua pemasukan dari customer nya masuknya ke rekening si bos, jadi nya penggunaan dana nyampur ama penggunaan pribadi si bos…

  64. Alhamdulillah!!!trimakasih mas Aryo dalam hitungan kurang dari 24 jam kami dari PU2 Jogja bisa terjun langsung di bisnis properti,salut berat atas dedikasi mas Aryo semoga bermanfaat bagi kami…Aamiin!START SMALL…ACTION9X!!!

  65. terimakasih infonya. sangat manarik.. jadi ingin terjun juga kedunia properti. saya ingin sekali belajar dengan Anda.

    terus posting akan saya ikuti ya ^^

  66. salam kenal mas aryo,walaupun sy msh sgt awam dgn bisnis properti sy sgt ingin tau ntentang seluk beluk properti dan terjun lgs k bisnis ini,thanks mas aryo atas artikelnya,

  67. terima kasih tips propertynya.
    masih ngumpulin informasi.
    saya akan berusaha coba mbangun dari 1 rumah saja.
    kalau lngsung bnyk, kyknya blum siap, baik mental,waktu & dana.

    dgn share bgini, apa mas aryo tidak rugi?.
    rugi waktu maksudnya.
    biasanya org pinter dikit, ilmunya dah jadi konsultan.
    hehe

  68. Salam kenal,

    Mas sepertinya properti yang dibahas disini sebatas perumahan saja ya.
    Bagaimana dengan bangunan non-residential; semisal gedung pertemuan yang disewakan untuk hajatan, di pusat kota yang belum memilikinya. Apakah tipsnya sama, atau perumahan tetap yang paling menguntungkan?

  69. Salam kenal,

    Mas sepertinya properti yang dibahas disini sebatas perumahan saja ya.
    Bagaimana dengan bangunan non-residential; semisal gedung pertemuan yang disewakan untuk hajatan, di pusat kota yang belum memilikinya. Apakah tipsnya sama, atau perumahan tetap yang paling menguntungkan?

    terima kasih

  70. Mas aryo, saya perlu bantuan nih…
    Teman saya berniat menjual rumah baru non finishing. Dia perlu uang. Rumah tipe 27 luas tanah 70 m2, katanya dia beli Rp. 70juta. (1 tahun yg lalu) Uang muka sdh dia bayar 26juta, sisanya KPR. Cicilan sdh jalan 4X sebesar 600ribuan/bln.
    Sekarang dia minta dibayar 30juta saja, cicilan saya yg lanjutkan.
    PERTANYAAN SAYA : apa yg bisa saya lakukan thd rumah itu supaya memberikan keuntungan buat saya?
    Bisakah saya langsung memasarkan rumah tsb dgn harga finishing , dlm artian setelah laku baru saya lanjutkan menyelesaikan finishingnya.
    Atau saya harus selesaikan dulu finishingnya, baru dijual?
    Kondisi saya : saya karyawan gaji 3.5juta/bulan, sdh berkeluarga, anak 2 sdh sekolah, punya tabungan di bank 20jt.
    Tolong saran saktinya Mas Aryo, terimakasih banyak sebelumnya.

  71. salam kenal…Om/Pak Aryo, Saya POLISI 28 Th dinas di POLDA Jogja, lama mempunyai Plaining bisnis Property..Punya Uneg-uneg Om..
    1. Punya Perumahan 48,5/128 M2 di Gonilan Kartosuro Solo, (Belakang Univ.Muh Surakarta)mau di jual Bgm cara menghitung harganya, SHM/IMB ditangan.
    2. Apakah Bisnis Property bisa di jadikan Usaha Sampingan saya Sbg POLRI?
    3. Minat bisnis Properti kecil-kecilan cari Tanah dekat kota di bangun 1 Unit. bagaimana Tips kalau Rumah ndak laku-laku?
    4. bagaimana Strategi menekan Biaya saat bangun Rumah jk di awasi/kerjakan sendiri dengan di kerjakan Kontraktor? lebih enak/nyaman mana dalam bisnis property.
    5. Saya Mempunyai dana Cash Rp 200 Jt apa bisa Jalan….Om Aryo

    Maturnuwun…..bagi-bagi Ilmunya…

  72. salam kenal mas aryo,

    baru sekali baca jantung saya berpacu cepat sekali ingin action hehehehe,…
    menraik sekli tulisannya memang, mudah di cerna walapun saya yakin pengalaman ketika action nanti tetep membutuhkan strategi tersendiri. saluut saya dengan tulisannya,
    di tunggu tulisan2 nya .

    salam,
    Dede Himawan

  73. Jadi ingat wktu beli rumah diMalang yang masi setengah jadi (masi baru bangun konstruksinya saja) waktu itu tahun 2005 harganya masi 650jt dan setelah saya renovasi harganya langsung naik hingga 3,5M setelah di taksir oleh petugas pajak bikin saya kaget dan setengah ndak percaya akan perubahan yang drastis. Cuma terima kasih atas tulisanya dan akan saya praktekkan

  74. Perkenalkan, nama saya Sisca Yanti. Saya orang Indonesia yang telah lama tinggal dan bekerja di London, Inggris. Pada tanggal 30 September 2010 , perusahaan tempat saya bekerja akan menjalankan suatu proyek investasi di Indonesia. Selama di Indonesia, saya berniat untuk menyediakan bungalow bagi para direktur sebagai tempat penginapan dan niat tersebut sudah saya ungkapkan kepada perusahaan dan mereka menyetujuinya. Untuk itu, saya mengharapkan bantuan dari Anda untuk mencarikan bungalow yang bagus dan indah sebelum tanggal 30 September 2010 karena sekali lagi saya ingatkan bahwa kami akan tiba di Jakarta pada tanggal 30 September 2010. Dengan demikian, saya membutuhkan informasi dari Anda mengenai bungalow yang akan saya beli sesegera mungkin. Saya akan mengirimkan uang yang diperlukan secepatnya setelah Anda berhasil menemukan bungalow yang menurut Anda tepat. Apabila Anda tertarik membantu, silahkan kirimkan nomor telepon dan alamat email yang dapat dihubungi supaya saya dapat m! enghubungi Andamengenai rincian lengkapnya.Bila ada hal yang kurang jelas dan ingin ditanyakan, Anda dapat menghubungi/SMS saya ke nomor +447553634599 atau melaui email : sisca38@hotmail.com

  75. Salam Mas Aryo,
    Saya Heriman di Medan.
    Saya tertarik dengan ‘pencerahan’ yang mas berikan.
    Saya ingin serius di bidang ini, namun mempunyai kendala sbb. :
    1. Tidak memiliki modal yg bsr
    2. Masih awam, shg perlu hrs banyak belajar
    3. Blm mempunyai koneksi dlm bdg ini
    Untuk iru, mhn tips, langkah apa yg shrsnya saya lakukan pertama sekali.
    Salam.

  76. keren tulisan kang Aryo,
    kenali saya Yusvandi di Balikpapan,
    Alhamdulillah kang saya tahun kemaren bisa beli rumah bersertifikat, kirain beli rumah beraa..t banget setelah dijalanin ternyata ADDICTED TO PROPERTY..but setelah baca tulisan kang Aryo bener-bener ide cemerlang..asli saya mau banget passive income dari property..
    saya tanya nih kang :
    1. kalo starting ikutan di broker-broker property apa keuntungan dan kelebihannya?
    2. seminar/workshop property yang jutaan apakah menjamin kita bakal bisa jadi GREAT di bidang property..
    thanks banget kalo ada komentarnya kang

  77. salam mas aryo,

    artikelnya ok, kalau bisa rutin mas buat nambah wawasan

    Dody
    Alumni PU 3 Jakarta

  78. mas aryo salam kenal, saya hafis dr palembang.
    disini properti lagi booming dan saya berminat terjun didunia developer. saya ini saya lagi nego lahan seluas 1.900 m di daerah kota.
    mas aryo bisa bantu saya…. persyaratan apa saja yang dibutuhkan untuk menjadikan lahan tersebut hingga menjadi perumahan.

    sebelumnya terima kasih

  79. luar biasa,
    masih ada org yg mau berbagi seperti ini.
    Mas, saya tertarik dgn bisnis properti dan mau mendapat passive income dr properti. Tp sy sangat pemula di bidang ini dan mau belajar ttg properti.
    Apakah mas bisa memberi workshop property atau semacam bimbingan step by step kepada org2 yg mau merubah nasib?
    terima kasih….

  80. Luar Biasa….saya sedikit nambah ilmu lagi dari Blog anda.
    Lanjutkan Broo…

    Just info :

    Rahasia Membeli Property dg modal minim bahkan GRATIS telah kami ungkap 3 hari yang lalu, dan sudah ada beberapa anggota yg telah menerima komisi 4 juta dalam 2 hari, Siapakah giliran jutawan berikutnya….yuk kita ikuti berita nya setiap hari….

    Jika tertarik, silahkan daftar online disini: http://www.network-property.com/?id=NP2

    Salam Persahabatan.
    Marketing Network Property

  81. Salam kenal mas,
    Maksih atas pencerahannya sangat membantu saya yang masih awam dalam dunia developer..
    Sukses selalu to mas aryo…

  82. Salam Kenal Mas Aryo…,

    Saya mulai belajar ‘properti’ blum lama, berkat dukungan istri yg duluan terjun itupun belum ada 1 th. Kami berdua berlokasi di Jakarta.

    Kami sdh diberi amanah lahan yg memiliki view menarik seluas lk.1400m2 sejak Nov’2010. Insya Allah rencananya u/ 4 unit rmh mewah (lk. 2M/unit).

    Gmbr Kerja, Gambar 3D sdh jadi dan proses perijinan dan RAB sedang berjalan.

    Kami sangat optimis, hanya permasalahannya kami masih (belajar) u/ mencari MODAL KERJA (lk. 200jt u/ oprs/ijin/marketing/dll). Pertanyaan :
    1. Apa perlu pinjam ke Bank? (pengalaman bisnis ini nol)
    2. Apa perlu cari Pemodal u/ MODAL KERJA saja?
    3. Apa ditawarkan lagi pada pihak-3 u/ bangun..??

    Trima Kasih Atas perhatiannya.

  83. Banyak pengusaha property lebih sukses dari mas AD tapi yang mau berbagi seperti mas AD sangat langkah . Saya kenal mas AD di malang 3 april 2011 dan beli bukunya + t tanganya juga di hotel GAJAHMADA .SUKSES TERUS buat mas AD . Tangal 1 dan 2 mei jadi ada klas pa ndak ya mas ?…… SALAM AKSI . AREMA

    Tanggal 21-22 Mei pak…
    Matur nuwun sangeet sudah mampir di blog sederhana saya ini

  84. Mumpang tanya mas AD . Saya punya user 2 kakak beradik boking rumah berdampingan , maunya mereka rumahnya dijadikan satu to tanpa dinding batas\ kopel . yang ingin saya tanyakan kira2 dari BANK pemberi KPR diperbolehkan pa tidak ya mas??? Saya kawatir aja mas AD ntar rumah udah saya bangun terus LPA gak bisa realisasi . Matur nuwun mas pertanyaan saya yang di atas da di jawab ma mas ikra MALANG PROPERTY UNIVERSITY moga2 silaturohim ini nyambung terus

  85. Salam kenal mas aryo,
    Sekedar ingin sharing aja. saya juga sedang memulai usaha properti kecil-kecilan di Depok . Untuk memulai usaha properti ini boleh dibilang modal yang saya keluarkan sangat minim karena kondisi saya juga sedang kolaps pada bisnis sebelumnya. Saat ini saya sedang membangun 9 unit rumah dan lokasi yang sedang saya bangun ini bukan lokasi yang cukup strategis karena letaknya cukup jauh dari jalan angkot.Masuk ke lokasi juga agak susah dilewati mobil karena lebar jalan hanya 3 meteran dan berliku-liku sehingga harus ekstra hati-hati bawa mobilnya jika tidak ingin tergores dengan tembok rumah orang yaitu sekitar 200 meteran ke dalam dan letaknya juga di tengah-tengah kampung. Alhamdulillah walau pada awalnya saya sulit untuk memasarkan tapi di bulan ketiga sudah ada hasil yang cukup menggembirakan. Sempat pesimis dan berfikir untuk menyerahkan pemasaran ke tim yang disewa dan lebih profesional tapi saya berfikir dananya darimana?.Dari 9 unit yang dipasarkan sudah 7 unit yang laku terjual dan siap akad kredit. Awalnya saya juga sempat berfikir salah dalam akuisisi lahan karena memilih lahan yang tidak strategis sehingga sempat tidak ada penjualan sama sekali di dua bulan pertama. Stress juga karena kalo tidak ada penjualan bagaimana saya harus membayar tanah karena pembayaran tanah ini dengan sistem termin bulan.Tapi karena memang semua sudah diputuskan tinggal bagaimana memaksimalkan ikhtiar dan marketing saja. Alhamdulillah dengan marketing yang minim di bulan ketiga sudah mulai ada penjualan dan sekarang sudah masuk bulan ke-5 sudah 7 unit yang terjual. Sebagai informasi saya tidak memasang tanda-tanda,umbul-umbul atau apapun itu yang menandakan lokasi akan dibangun rumah-rumah. Pokoknya kalo dateng ga ditunjukkin ama saya pasti ga ketemu dengan lokasinya. Berbekal brosur yang sederhana dan posting iklan di internet saja marketingnya.Alhamdulillah semua itu bisa berjalan dan sekarang sudah 2 unit rumah yang sedang dibangun menyusul 3 konsumen yang akan akad kredit. Memang yang terpenting adalah Think Big, Start Small, Act Now. Dari pengalaman awal saya ini Alhamdulillah sekarang sedang dalam tahap pengurusan legal tanah 6000m2 di Citayam sebagai proyek saya selanjutnya dan lagi-lagi saya tidak perlu mengeluarkan modal yang besar untuk akuisisi lahan 6000m2…bisa ditebak kira-kira berapa?…ya…hanya 10 juta rupiah saja… :) . Think Big, Start Small, Act Now.

    Semoga bermanfaat…

  86. assalamualaikum , mas aryo. trimakasih telah membagi bnyak ilimu dengan kita semua mas, sya jd termotivasi untuk terjun ke dunia properti yang sdh lama menjadi impian saya.semoga kita semua dpt membangun indonesia tercinta ini dengan jiwa entrepreneurship,khususnya properti.
    oh ya mas, dlm waktu dkt ini rencana sy ingin sgera action, kbtulan sdh ad pndanan lahan di daerah purwodadi, grobogan. mhon do’a nya ya mas, dan bantuanya bila nnti ad kndalanya.heeee
    salam kenal mas, syaiful polines D3 teknik sipil

  87. saya tdk punya basic properti.. menghayalkan membuat rumah petak kontrakan yg bakal dikomersilkan scr kpr.cuma masih kebingungan dalam menentukan harga mengingat bisnis ini melibatkan pemilik tanah,pemodal,mengingat harga tanah sudah tinggi karena berkawasan ramai

  88. Salam kenal mas Aryo..tulisannya sangat menginspirasi..dari dulu saya pengen sekali jadi developer tapi takut dan tidak bermodal..! Setelah membaca tuisan2 mas Aryo, hati saya mulai tergerak untuk mencoba..saluut buat mas Aryo

  89. Assalamualaikum mas Aryo.. mo nanya bolehkan ?

    1. Untuk memulai menjadi developer kecil2an apa harus berbadan usaha..?
    2. Kalau boleh tidak berbadan usaha, segala perizinan diatas namakan siapa..?
    3. Kalau di medan minimal berapa kavling/unit yang persyaratannya hanya IMB saja tidak ada izin lain.

    makasi mas

  90. salam kenal mas aryo..,blog anda sangat inspiratif,saya sdh dpt pencerahan walau masih kulit-kulit nya saja..,krn memang disini cuma teori saja ya gak,,he3..(jk mau dalam …silahkan masuk kelas, hhmm…)
    qu tunggu postingan berikutnya..
    tq mas aryo,,,see u..

  91. wah sy jd tertarik jg bisnis properti, tapi sayangnya masih awam, banyak gak tau dan gak ngertinya. Sebenarnya modal awal sy sdh punya, yakni tanah seluas 400m2, yg jadi pertanyaan sy :
    - Dg tanah seluas 400m2 sebaiknya tanah tsb dibagi berapa utk membangun rmh, dilihat dari sisi keuntungan setelah proses pemecahan tanah.
    - Seandainya dibangun 4 rumah dg tpe 50m2 apakah kira2 dari segi pemasaran gampang apa susah ya?
    - Satu lagi untuk mengajukan KPR apakah bisa menggunakan nama pribadi bukan perusahaan, karena kan masih pemula yg ingin langsung action.
    Thks b4

  92. mas aryo, terima kasih ilmunya, saya tinggal di karanganyar dan sedang mencari tanah yang bisa kerjasama unt buat perumahan, ada modal cash yang bisa saya usahakan sekitar 100JT, (untuk mulai jadi developer) ..

    kalau ada info tanah disekitar karanganyar, solo, salatiga .. kontak saya ya
    sekali lagi terima kasih ilmunya (very inspiring)

  93. assalamualikum..mas aryo yg terhormat..bener2 deh mas aryo mau berbagi ilmunya dengan kami secara detail..semoga selalu di muliakan Allah swt karna ilmu yg mas aryo berikan..
    mas aryo saya ingin cerita, saya ingin mulai bisnis property, tetapi masih banyak keraguan dalam hati saya..
    1. modal saya tidak lebih dari 20jt,pertanyaannya.apakah mungkin?
    2.saya pikir saya telaah perijinannya ribet bgt ya mas..aku ga ngerti perijinannya apa aja yg mesti di urus,apa aja yg mesti d bayar?
    3.apakah perijinan segitu banyaknya bisa d bayar tempo?ato nego?
    kalo tempo mungkin bsa mengirit biaya,karna d bayarkan nanti setelah rumah terjual.
    4.kalo boleh saya silaturahmi kerumah mas aryo,kebetulan rumah saya juga di cirebon.
    5.kalo boleh juga saya ikut k mas aryo belajar. ga d gaji juga gapapa..tapi ilmunya dan prosesnya yg saya butuhkan trims. muhammad.akbar89@yahoo.com

  94. Mas Aryo,cari info untuk masalah max pembuatan rumah agar perijinan tidak susah dimana yah?(mis max 4 rmh bisa cuma pake IMB aja).apakah pada saat pembangnunan rumah(tipe) kita juga pertimbangkan target pasar?(jika hannya 4-6 rumah)

  95. salam kenal pak.saya mempunyai lahan seluas 7200m di dekat jalan raya sipirok dimana sekarang ini di tempat lahan saya itu akan ada pengembangan kota
    saya berniat membuat kavlingan tapi saya terkendala dengan memulainya dari mana karna saya tidak pernah terjun ke bidang itu..bisa kita krjasama pak

  96. mas2 yg baik sy m,au nanya,,,sy kan ditawari pekerjaan borongan bangun unit rumah RSH 10 unit dengan SI full,,,nh sy ga ngerti prosedur nya dan apa SI full itu,,,skema prosedur nya gmn tolong yah mas2 kasih jawaban yg lengkap
    terimakasih buat semua yg mau menjawab

  97. mas aryo selama menggeluti bisnis poperti ini apakah ada amalan-amalan atau kiat-kiat khusus bagi dong bocorannya.

  98. Mas, salam kenal,,,saya memiliki beberapa tempat lahan di jakarta. membaca artikel mas aryo saya jadi tertarik utk belajar property. mohon advisenya bagaimana saya mencari kontraktor dan pemasaran untuk dapat bekerjasama bisnis property di seputar jakarta ?

  99. Alkhamdulillaah, tulisan Njenengan sangat menginspirasi, minimal bagi saya. Trmkash. Sy dipercaya relasi2 sy untuk menjualkan rumah, tanah maupun ruko2 mrk. Bahkan sebagian fotocopy sertifikat sudah ada pada sy. Mmg baru sebulan ini dan blm ada yg terjual. Lokasi di Semarang dan Magelang. Ada yang bisa bantu? Trmkash. No Hp sy: 024-70528989 (flexi), 081802764773 (XL), 085712160399 (IM3) dan 08995787561 (Three/3)

  100. lam kenal mas aryo,,,,,,idenya jitu n cerdas,tapi masalah saya adalah saya disuruh mencari buyer oleh si pemilik lahan,(tanah kosong,tapi bagus utk dibangunin villa/penyedia akomodasi wisata,karena di kawasan ini sudah banyak berdiri villa2 dan hotel)mohon penjelasannya bagaimana caranya menjadi seorang broker? thank’s

  101. Salam Kenal Mas Aryo, Saya sangat tertarik untuk memulai bisnis property akan tetapi sangat terkendala pada masalah keuangan, mungkin ada inputan atas kondisi saya saat ini, Terimakasih.

  102. Gawat! menyesal! Kenapa baru sekarang baca blog ini? Tulisan yang sangat menginspirasi, Praktek lebih sulit ketimbang teori, ini semua orang sudah tau, Ya pasti harus mau sulit lah, kalo mau modal dengkul, cuma bagi saya, penemuan teori “modal dengkulnya”nya inilah yang dahsyat. Cuma yang belum dirinci (maaf kalau saya tidak teliti membaca) adalah bagaimana biaya2 “kasat mata” lainnya, seperti legalitas dsb serta permasalahan birokrasi yang biasa ditemui, lalu bagaimana solusinya, semoga Mas Aryo berkenan menjelaskannya. Terimakasih

  103. Selamat Malam mas Aryo. Saya punya tanah warisan seluas 1000m2. Tapi, tanah tersebut masih atas nama berlima adik beradik. Atas “pembagian” orangtua, tanah tersebut menjadi bagian saya. Saya mau bangun Ruko diatasnya, karena lokasi strategis dipinggir jalan aspal. apa tahapan yang akan saya lakukan. Mohon inspirasinya Mas

  104. Terima kasih mas..sy banyak belajar dari mas aryo ttg property dan sdh sy praktekan..Alhamdullilah sy mulai dr 2 unit dan skrg sdg perencanaan 4 unit..sy hanya ingin berbagi pengalaman bahwa kunci dr bisnis property adalah legalitas tanahnya, utk itu kita harus cermat terhadap regulasi pemerintah setempat krn kendala terbesar sebetulnya ada di peraturan pemerintah seperti di Bantul saat ini tanah pekarangan hasil pengeringan tidak bisa dipecah, dll…utk itu kita harus pintar2 menyiasatinya…terima kasih

  105. Salam kenal..
    Ilmunya bisa dicuri nih…lagi baca2 dulu..tulisan dan komentarnya…hehehe menarik juga.
    Angka keuntungannya fantastis juga..menggiurkan. Tapi hambatannya juga ada ya? Hihihi Kali aja aku yang bisnis produksi dan jualan genteng Sokka Kebumen bisa ikutan berlayar di bisnis properti. Pengen share kapan2..aku dah ikutan gabung di milisnya.
    Ditunggu kunjungan baliknya.

  106. Assalamualaikum Pak Aryo,

    Saya Aji dari Balikpapan.
    Sebelumnya saya sangat berterimakasih atas kebaikan dan ketulusan pak Aryo yang mau berbagi ilmu yang sangat-sangat bermanfaat. Semoga amal kebaikannya Dicatat dan memudahkan pak Aryo dalam meraih mimpi2.

    Pak Aryo, saya sangat bersemangat dan bermaksud memulai property ini.
    saat ini ada yang menawarkan lahan seluas 5000m2 dengan harga hanya 250jt (50rb/mtr) dan saya ingin mengaplikasikan bisnis ini. (modal ditangan hanya 10jt)

    Saat ini saya sedang belajar bagaimana birokrasi yg harus ditempuh, apasaja yg harus diurus dll.

    Terus terang saya sangat baru dibidang ini bahkan kenalan kontraktor dan marketing saja saya belum ada. tapi semangat membara. (semoga diberi kemudahan Allah SWT, Amin)

    Jika pak Aryo bisa membimbing saya atau ingin bekerjasama dengan saya, saya akan sangat senang sekali, atau minimal bisa menjadi konsultan saya (terus terang saya belum tau).

    Mohon masukan dan ide2 cemerlangnya…

    fyi,
    saat ini saya adalah karyawan swasta di balikpapan.
    dan saya sudah add pin bb pak Aryo.

    Terimakasih
    Wassalamualikum wr wb.

  107. Pingback: Belajar Bisnis Properti | YOYEMARKET.COM

  108. salam sukses mas aryo…
    1 saya maw beljar bisnis properti sekalian praktek langsung di daerah balikpapan,kalimantan timur bisa??
    2 saya mencoba tanpa modal apakahbisa??
    3 saya ajak anda kerjasama,apakah bisa??

  109. salam kenal mas aryo diponegoro, saya letylia, mas aryo apa saja point penting dalam bisnis perumahan dan yg bisa disiasati secara lebih positif?? jika ada bolekah emailkan ke email saya???
    email: letylia@yahoo.com

  110. saya sangat ingin bergabung di komunitas yang mas aryo bina,,dan mohon di infokan bila akan ada seminar di medan ya….

  111. artikel yang menarik, tips yang disampaikan kang aryo ini memang dapat menggugah kita memulai berbisnis di bidang property. sy juga sedang mencoba untuk memulai usaha di bidang ini, tetapi masih banyak belajar sebelum bnr2 melakoni dengan serius. terima kasih ya kang aryo, monggo mampir ya kang http://goo.gl/wFOO0

  112. kulo nuwon mas ,………….. ikutan gabung nih sya masih awam sekali kalo utk jadi devloper dg modal kecil/tanpa modal. saya pernah kerja di devloper beberapa tahun tapi saat itu belum begitu paham seperti jurus2 yg ada dalam buku mas Aryo. saya sudah lama beli/baca buku njenengan,tapi sampai saat ini belum ada keberanian untuk memulai action. tolong kasi jurus penghancur keraguan saya ini biar berani utk mulai gitu mas….. mtr thnk q.

  113. Wah mantap mas. artikelnya. saya juga sedang berminat memulai bisnis di bidang ini. ada sebidang tanah 1000 m2 lokasi sangat strategis di Jl. RE Kosasih Sukabumi di belakang lokasi sedang di bangun perumahan yang skalanya mewah dengan akses jalan yang sudah dibuat oleh developer perumahan tersebut, tinggal sodet jalan untuk masuk ke tanah tersebut. ingin belajar lebih jauh nampaknya.

  114. wah tank’s for paparan ilmunya pak aryo, beda dikit ma nama saya, hehee… keinginan untuk punya usaha “Kecil jadi kepala daripada besar jadi ekor” sbtlnya udah lama, kbetulan saya skrg jg aktivitas di marketing perumahan, msh karyawan, pgn jadi boss walau cuma jd developer kecil, tq

  115. Mas Aryo, saya orang jogja, tapi tinggal di makassar. Kira2 8 bulan saya di dunia property, tapi di dunia abu2, jadi Broker KPR. hehe. Nah gara2 beberapa kali dikibuli nasabah, dah capek2 buang waktu berbulan2 dan habis uang KPR cair orangnya kalau ngga ngilang ya ngajak berantem.. jadi ngga jadi saya beli honda freed.. haha.. ancur dah. Nah gara2 itu saya kembali ke zero betul, tapi sudahlah semua ada hikmahnya, termasuk saya jadi tertarik dunia developer. (kenapa bego banget ga dari duluuuuu). Yang penting SHOW MUST GO ON…, ALLAH MAHA KAYA… kalau nyerah ya ngombe potas to mas hehe…
    Alkisah saya skrg dapet pandangan tanah lokasi lumayanlah. Pemilik mau diajak kerjasama bagi hasil. Nah hal2 yang sementara ini mau saya tanyakan (nanti masih akan banyak lagi pertanyaan.. mboten nopo2 to mas hehe) :

    1. Biasanya berapa sharing profit dengan pemilik tanah. Kan dia tanahnya laku plus dapet bagi hasil. Kalau dia 20 saya 80 adil ngga mas. Pasnya biasanya berapa.
    2. Untuk mengikat pemilik tanah apakah aman jika dengan perjanjian biasa pake materai dan saksi2, tanpa perlu ke notaris.
    3. Mas kira2 ada ga ya kontraktor yang mau 100% pake SI.. hehe
    4. Saya baca diatas ada yang comment masalah KPR tidak acc kasian kontraktor. Saya agak sependapat karena begini mas, setahu saya, kalau developer garap perumahan pake kredit konstruksi, itu baru KPR bisa diajukan saat kavling masih rata belum dibangun. Itupun acc ndaknya nda bisa dipastikan. Jadi kalau developer kecil cuma 2, 3 atau 4 unit, yang ga ada ikatan kredit konstruksi, KPR baru bisa diajukan kalau bangunan minimal udah berdiri 70%. Dan ACC tidaknya KPR juga tidak bisa dipastikan. (Kalau saya pernah jadi broker KPR ya ada sih trik2nya biar diACC hehe). Maksud saya disini, gimana ngilangin resiko kalo KPR nasabah ngga acc..
    5. Berapa lama rata2 bangun rumah type 36 mas.

    Sementara itu dulu mas, kalau bisa pleasu nyuwun no hpnipun mas, kaleh pinBB, kaleh alamat emailipun mas aryo… njih mas.. please mas bro.
    Maturnuwun.

    Salam kenal,
    Antonio banderaz

    —————
    Halo Mas Antonio Banderaz

    1. Bagi hasil sih masalah win-win solution. kl segitu sudah win-win ya gpp. kl kurang ya negosiasi lagi
    2. tidak aman. harus ke notaris untuk segala perjanjian
    3. ada. tp memang tidak semudah mencari yang dibayar DP atau bayar bertahap
    4. screening di awal. marketing/pebisnis properti seharusnya sudah dibekali ilmu “acc” bank :d
    5. paling cepet 2 bulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s