movie2

Jualan Seperti Jualannya Film-Film Hollywood

Dalam suatu seminar, Prof M. Suyanto, pendiri Universitas Amikom Yogyakarta, menyampaikan strategi jualan film animasinya. Singkatnya, strategi jualan film animasi, dibagi menjadi beberapa tahap. Dan menurut saya, sangat cocok dengan strategi jualan rumah.

Sumber Pexels.com

Pengalaman Pribadi Tentang Radiasi Handphone

Pertama kali terjadi antara tahun 2009-2010, waktu itu saya menerima panggilan telepon dengan handphone kurang lebih selama 15 menit. Kepala langsung pusing, kepala bagian kanan terasa memanas, mual-mual rasanya ingin muntah. Kemudian terjadi lagi beberapa kali, ketika menerima panggilan lebih dari 2-3 menit terutama ketika menggunakan telinga kanan untuk mendengar. Sakit! Sampai sekarangpun kalau menerima…

Start to helpStart to give

Rejeki Sudah Ada Yang Atur! Kamu Percaya?

Ceritanya begini… Saya punya kelompok belajar bikin toko online. Kami setiap Sabtu selalu “ngumpul” di rumah saya atau kadang di kampus untuk memperdalam bisnis toko online. Pada awalnya gak ada yang paling jago. Semua berangkat dari start yang relatif sama, meski bukan mulai dari nol. Karena mulai dari nol udah jadi tagline SPBU. Hehehe Kami…

Start to helpStart to give(1)

Ini Nih Intinya Marketing, Bagian Yang Penting2

Setiap belajar sesuatu, saya selalu mencoba mencari ilmu dasarnya. Ilmu fundamentalnya.  Karena banyak ilmu-ilmu yang beredar sekarang adalah lebih kepada strategi praktis dan juga teknis. Sebut saja jargon-jargon yang muncul belakangan seperti copywriting, branding, internet marketing, digital marketing, jualan, facebook marketing, dll. Ujungnya adalah ilmu marketing bukan?

Start to helpStart to give

Riset Pasar itu Penting daripada Nanti Pusing

Salah satu penyebab kegagalan suatu produk adalah lemahnya riset pasar/pemasaran/market research. Gak sedikit yang menyepelekan hal ini. Alih-alih mau dapat profit tinggi, gak taunya malah bikin sakit gigi. Mendadak pusing, puyeng, kliyengan. Menurut buku-buku yang saya baca, riset pasar itu dibagi 3 keloimpok besar. Yakni Exploration Test, Test The Water, Re-Action Test. Gampangnya begini :…

Start to helpStart to give

Don’t Push To Sell

Menerima brodkes jualan itu kadang menjengkelkan. Mau sesoft ataupun secovert apapun, kalau ujungnya jualan, sering kali kita ilfil. Apalagi yang HARD. Mirip kalau kita masuk ke mall trus disapa, “Coba dulu kakak!”. Masih mending di mall, kita disapa duluan. Kl gak minat, mlengos lah. Lha kalau brodkes ibarat petugas tokonya ngomong, “Kak, ini ada produk…

14731168_314313602273886_3056243164597049691_n

Mengelola SDM

Kawanku salah satu pimpinan di sebuah perusahaan nasional mengeluhkan betapa susahnya mengelola SDM (sumber daya manusia) yang menjadi anggota tim kerjanya. Berlembar-lembar pesan di whatsapp hanya mampu aku jawab, “aku juga gak jago urusan itu!”. Manusia itu bukan mesin, faktornya lebih komplek dari sekedar robot yang tinggal dipencet. Mengelola manusia, itu tidak gampang.

image3497

Belajar Dari Warung Lotek Sederhana

Selepas jumatan tadi siang, saya dan mas Agung Property Way juga Silas Parawira lanjut makan siang di sebuah warung lotek. Namanya Warung Lotek Sederhana Pak Mul. Tepatnya di Jalan Paris dekat perempatan Prawirotaman. Langganan dan favorit saya.

what-we-do

Curcol Tentang Desain Mendesain

Belakangan ini banyak disibukkan dengan kegiatan komunikasi visual. Kerennya itu BRANDING. Mencoba membuat desain untuk mengkomunikasikan sebuah BRAND. Mungkin kalau Desain Komunikasi Visual itu lebih kebagaimana membuat gambar/simbol/tanda atau sejenisnya agar secara visual lebih mudah dikomunikasikan. Sedangkan Branding bukan sekedar memvisualkan sesuatuh.

whatsapp-image-2016-11-08-at-20-52-48

Ke Lamongan, Main Ke Proyek Kang Dimas

Sebelum berangkat ke Lamongan, saya mencoba mencari tahu tentang Lamongan. Berbekal teknologi internet dan mesin pencari, saya ketikkan kata “Lamongan” di Google Trends. Walhasil, 4 kata kunci yang terkait dengan Lamongan dari 5 kata kunci perdana yang disediakan adalah terkait dengan Soto Lamongan. Sepertinya Soto Lamongan sudah menjadi semacam brand bagi kota Lamongan. Seperti Jogja…